Efektivitas Ekstrak Daun Jarak (Jatropha Curcas L.) Sebagai Antibakteri Alami Terhadap Escherichia coli ATCC 25922 Secara In Vitro

Fitragani, Handika (2026) Efektivitas Ekstrak Daun Jarak (Jatropha Curcas L.) Sebagai Antibakteri Alami Terhadap Escherichia coli ATCC 25922 Secara In Vitro. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (4MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (162kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (719kB) | Request a copy
[img] Text
PLAGIASI 1 - Presentase.pdf

Download (476kB)
[img] Text
PLAGIASI 2 - Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB) | Request a copy

Abstract

Kolibasilosis merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Escherichia coli dan sering ditemukan pada unggas, terutama ayam pedaging. Penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri yang berasal dari bahan alami. Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun jarak pagar terhadap Escherichia coli ATCC 25922 serta mengukur diameter zona hambat yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan eksploratif laboratorium. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran pada media Mueller Hinton Agar (MHA) menggunakan ekstrak daun jarak pagar dengan konsentrasi 30%, 50%, dan 70%, serta kontrol positif berupa tetrasiklin dan kontrol negatif berupa blank disk. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak lima kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jarak pagar memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada seluruh konsentrasi perlakuan, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan adanya zona hambat. Rata-rata diameter zona hambat yang diperoleh pada konsentrasi 30%, 50%, dan 70% berturut-turut sebesar 14,10 mm, 13,25 mm, dan 9,07 mm. Konsentrasi 30% menghasilkan diameter zona hambat terbesar, sedangkan konsentrasi 70% menghasilkan diameter zona hambat terkecil. Berdasarkan klasifikasi daya hambat antibakteri, konsentrasi 30% dan 50% termasuk kategori kuat, sedangkan konsentrasi 70% termasuk kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jarak pagar berpotensi digunakan sebagai sumber antibakteri alami terhadap Escherichia coli ATCC 25922 secara in vitro.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Jatropha curcas L., antibakteri, Escherichia coli ATCC 25922, ekstrak daun jarak pagar, zona hamibat.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Vetenary Education Study Program
Depositing User: Handika Fitragani
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:39
Last Modified: 01 Oct 2026 06:39
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/24013

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year