Tabitha, Thalia Zarah (2026) Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Stasiun Gilingan PT X. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (698kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (886kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (657kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (948kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (144kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
ARTIKEL FINAL THALIA.pdf Restricted to Repository staff only Download (511kB) | Request a copy |
Abstract
PT X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan tebu menjadi gula dengan proses produksi yang melibatkan berbagai aktivitas kerja, penggunaan mesin, serta pergerakan material (tebu) yang berpotensi menimbulkan risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pada aktivitas di area penerimaan tebu hingga stasiun gilingan memiliki potensi-potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kerusakan fasilitas, serta ganggua terhadap proses produksi. Oleh karena itu, diperlukan analisis manajemen risiko K3 untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, menentukan sumber risiko dominan, serta menyusun tindakan mitigasi atau pengendalian yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) yang berfungsi untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai tingkat risiko dan metode House of Risk (HoR) berfungsi untuk menentukan prioritas agen risiko (risk agent) dan tindakan mitigasi yang perlu diterapkan di PT X. Penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, brainstorming dengan petugas K3, serta penilaian berdasarkan tingkat keparahan (severity) dan kemungkinan terjadinya risiko, brainstorming dengan petugas K3, serta penilaian berdasarkan tingkat keparahan (severity) dan kemungkinan terjadinya risiko (likelihood). Dari hasil identifikasi menggunakan metode HIRADC terdapat 22 risiko pada aktivitas penerimaan tebu hingga stasiun gilingan yang terdiri dari 3 risiko rendah (low), 16 risiko sedang (medium), dan 3 risiko tinggi (high). Selanjutnya, dilakukan analisis HoR Fase 1 menghasilkan 17 risk event dan 17 risk agent. Berdasarkan hasil nilai Aggregate Risk Potential (ARP) diperoleh agen risiko prioritas yang paling dominan yaitu kurangnya pemahaman dan penerapan SOP kerja, tingginya lalu lintas kendaraan operasional, serta kurangnya inspeksi dan pemeliharaan mesin maupun perlatan. Hasil analisis Pareto menunjukkan bahwa agen risiko prioritas yang terpilih telah mewakili sekitar 82% dari total potensi risiko yang ada sehingga menjadi fokus utama dalam penyusunan strategi mitigasi. Pada HoR Fase 2 diperoleh beberapa tindakan mitigasi prioritas yang dinilai paling efektif berdasarkan rasio Effectiveness to Difficulty (ETD), yaitu peningkatan pengawasan dan kepatuhan Standard Operating Procedure (SOP) kerja, pelaksanaan inspeksi serta preventive maintenance secara berkala, peningkatan pengawasan aktivitas bongkar muat dan lalu lintas kendaraan operasional di area kerja. Implementasi tindakan mitigasi tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan kerja, meningkatkan keselamatan pekerja, dan mendukung kelancaran proses produksi di stasiun gilingan di PT X.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), House of Risk (HoR), Risk Event, Risk Agent, Mitigasi Risiko. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Agro-industrial Technology Study Program |
| Depositing User: | Thalia Zarah Tabitha |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:17 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:17 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23785 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

