Amrillia Sucih, Mitha (2026) Tanggung Jawab Perdata Satuan Polisi Pamong Praja Terhadap Kerusakan Barang Dalam Pelaksanaan Penertiban. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK MITHA.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (310kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (170kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (49kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (173kB) | Request a copy |
|
|
Text
persen turnitin selembar.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
turnitin lengkap.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
artikel jurnal_Mitha Amrillia Sucih dan Raden Besse Kartoningrat.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berjudul Tanggung Jawab Perdata Satuan Polisi Pamong Praja terhadap Kerusakan Barang Pedagang Kaki Lima dalam Pelaksanaan Penertiban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum Satuan Polisi Pamong Praja dalam sistem hukum nasional serta mengkaji bentuk pertanggungjawaban perdata atas kerusakan barang masyarakat yang timbul akibat tindakan penertiban. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti adanya kekosongan hukum terkait pengaturan khusus mengenai mekanisme ganti rugi secara perdata terhadap kerugian yang dialami pedagang kaki lima, sehingga penyelesaiannya masih bertumpu pada ketentuan umum perbuatan melawan hukum. Dalam praktiknya, tindakan penertiban yang dilakukan tanpa memperhatikan asas kehatihatian, proporsionalitas, dan perlindungan hak milik berpotensi menimbulkan kerugian materiil maupun immateriil bagi pedagang kaki lima serta memicu konflik antara aparat pemerintah dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta konsep perbuatan melawan hukum dalam Kitab UndangUndang Hukum Perdata yang relevan dengan pertanggungjawaban pemerintah daerah. Analisis juga didukung dengan kajian terhadap prinsip-prinsip perlindungan hukum dan asas-asas umum pemerintahan yang baik sebagai dasar penilaian terhadap tindakan penertiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Satuan Polisi Pamong Praja memiliki kewenangan dalam menegakkan ketertiban umum berdasarkan peraturan perundang-undangan, namun kewenangan tersebut tidak menghapus tanggung jawab perdata apabila dalam pelaksanaannya menimbulkan kerugian bagi pedagang kaki lima. Ketiadaan pengaturan khusus mengenai ganti rugi secara perdata menyebabkan rendahnya kepastian hukum bagi pedagang kaki lima, sehingga diperlukan penguatan regulasi dan mekanisme pertanggungjawaban yang lebih jelas guna menjamin perlindungan hak masyarakat serta mewujudkan keadilan dan kepastian hukum.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanggung jawab perdata, Satuan Polisi Pamong Praja, perbuatan melawan hukum, kerusakan barang, pedagang kaki lima, perlindungan hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KF United States Federal Law K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | Mitha MItha Amrillia Sucih uwks |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 04:56 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 04:56 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

