Pengaruh ekstrak etalonik kulit manggis terhadap berat paru-paru tikus (rattus norvegicus) yang di infeksi m.tuberculosis h3rv

Prabowo, Agus Tulas (2019) Pengaruh ekstrak etalonik kulit manggis terhadap berat paru-paru tikus (rattus norvegicus) yang di infeksi m.tuberculosis h3rv. Bachelor (S1) thesis, University of Wijaya Kusuma Surabaya.

[img] Text
Cover Tulas TA SKRIPSI 3.pdf

Download (766kB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Mycobacterium tuberculosis merupakan sebagian besar kuman TB yang tidak hanya menyerang paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Sedangkan kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) diketahui memiliki jumlah rendemen yang lebih besar daripada daging buahnya yaitu 66.67% dan tersusun atas senyawa polifenol yang cukup banyak, diantaranya adalah antosianin, tannin, xanthone, dan senyawa asam fenolat. Xanthone, yang merupakan bioflavonoid dengan sifat sebagai antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan antiinflamasi. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menganalisis lebih lanjut adakah pengaruh ekstrak ethanol kulit manggis terhadap berat paru-paru tikus putih (rattus norvegicus) yang di infeksi M. Tuberculosis H37rv. Populasi penelitian ini adalah tikus Wistar putih jantan (Rattus norvegicus Wistar) dalam kondisi sehat yang berumur 2-3 bulan dengan besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 25 ekor tikus yang terbagi dalam 5 kelompok, pemilihan sampel ini dilakukan secara simple random sampling. Dan analisa data yang digunakan adalah uji shapiro wilk untuk mengetahui normalitas data, jika data normal maka dilanjutkan dengan statistik parametrik menggunakan One-way ANOVA, namun jika data tidak normal maka dilakukan analisis menggunakan uji statistic kruskal wallis. Dan dari hasil penelitian didapatkan data bahwa pemberian ektrak kulit maggis berpengaruh terhadap berat paru-paru tikus putih (Rattus Norvegicus) yang di infeksi M. tuberculosis H37rv. Dimana pada kelompok yang diberi ektrak kulit maggis (P4) ditemukan berat organ paru yang paling rendah atau paling kecil bila dibandingkan dengan kelompok perlakuan yang lain. Dan pada kelompok yang diberi ektrak kulit maggis (P1) sudah menunjukkan penurunan berat organ paru, sehingga pada dosis ini ektrak kulit maggis sudah mampu menghambat pertumbuhan bakteri M. tuberculosis H37rv4. Kata kunci : Ekstrak Ethanol Kulit Manggis, Berat Paru-Paru, Tikus Putih (Rattus norvegicus), M. tuberculosis H37RV

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Ethanol Kulit Manggis, Berat Paru-Paru, Tikus Putih (Rattus norvegicus), M. tuberculosis H37RV
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Agus Tulas Prabowo
Date Deposited: 11 Sep 2019 00:45
Last Modified: 11 Sep 2019 00:45
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/4593

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year