Tanggung Jawab Komandan Atas Pembiaran Perbuatan Penyergapan Prajurit Terhadap Narapidana Di Lapas Cebongan (Studi Kasus : Putusan Nomor 295k/Mil/2014

Ramadani, Fitri (2026) Tanggung Jawab Komandan Atas Pembiaran Perbuatan Penyergapan Prajurit Terhadap Narapidana Di Lapas Cebongan (Studi Kasus : Putusan Nomor 295k/Mil/2014. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK SKRIPSI FITRI_compressed.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1 SKRIPSI FITRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (333kB)
[img] Text
BAB 2 SKRIPSI FITRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (274kB)
[img] Text
BAB 3 SKRIPSI FITRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (253kB)
[img] Text
BAB 4 SKRIPSI FITRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] Text
SKRIPSI FITRI (REVISI)(1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Jurnal Fitri Ramadani 22300095.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB)

Abstract

Peristiwa penyergapan prajurit Tentara Nasional Indonesia terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan merupakan peristiwa hukum yang 130 117 menimbulkan persoalan serius dalam hukum pidana dan hukum pidana militer, khususnya terkait pertanggungjawaban pihak yang berada dalam struktur komando. Dalam sistem militer yang bersifat hierarkis dan komando, tindakan prajurit tidak dapat dilepaskan dari peran dan tanggung jawab Komandan sebagai atasan langsung. Permasalahan utama yang muncul adalah apakah Komandan dapat dimintai 75 44 21 pertanggungjawaban pidana atas pembiaran terhadap perbuatan penyergapan yang dilakukan oleh prajurit di bawah komandonya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fakta-fakta hukum yang dapat dipertimbangkan dalam menilai adanya pertanggungjawaban terhadap Komandan serta menilai apakah tanggung jawab Komandan atas pembiaran perbuatan penyergapan prajurit terhadap narapidana di Lapas Cebongan dapat diterapkan berdasarkan hukum pidana dan hukum pidana militer. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum 3eknik3ve dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dengan 3eknik pengumpulan bahan hukum melalui studi kepustakaan.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: commander's responbility, omission, military criminal law, raid, cebongan correctional facility
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: 2230 Fitri Ramadani WKS
Date Deposited: 05 Oct 2026 13:48
Last Modified: 05 Oct 2026 13:48
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/24066

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year