Atthariq, Rahmat (2026) Perlindungan Hukum Terhadap Ahli Waris Tunggal Di Bawah Umur Apabila Terjadi Kasus Dalam Pembagian Harta Waris. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
Abstrak.pdf Download (760kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (354kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (368kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (368kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (161kB) |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
|
|
Text
Turnitin FH UWKS Official persen.pdf Restricted to Repository staff only Download (791kB) |
|
|
Text
Perlindungan Hukum terhadap Ahli Waris Tunggal di Bawah Umur Apabila Terjadi Kasus dalam Pembagian Harta Waris V2.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) |
|
|
Text
Turnitin Skripsi Waris.pdf Restricted to Repository staff only Download (990kB) |
Abstract
Hukum waris perdata Barat (Burgerlijk Wetboek/BW) menganut prinsip individualistik yang mengutamakan perlindungan hak ekonomi keluarga sedarah terdekat, di mana anak tunggal memiliki kedudukan istimewa sebagai ahli waris golongan pertama. Namun, dalam praktiknya, pemenuhan hak anak di bawah umur sering kali terhambat oleh prosedur formal serta rentan terhadap konflik kepentingan perwalian keluarga yang berambisi menguasai harta warisan. Penelitian ini mengkaji kepastian perlindungan hukum hak anak di bawah umur dalam sengketa keluarga serta implikasi hukum penetapan perwalian yang terindikasi konflik kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) berbasis analisis literatur hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunggal memiliki hak ekonomi mutlak melalui konsep Legitime Portie yang dilindungi undang-undang dari pengurangan hibah atau wasiat. Apabila terjadi sengketa perwalian yang dipicu oleh ambisi penguasaan harta, pengadilan secara ketat menerapkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interests of the child) dengan menolak calon wali yang terindikasi mencari keuntungan pribadi. Penetapan wali hanyalah amanah pengelolaan aset sementara dan dilarang keras mengalihkan hak milik anak tanpa izin tertulis pengadilan demi menjamin keutuhan hak anak.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | MUHAMMAD RAHMAT ATTHARIQ |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 05:49 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 05:49 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

