Agil Nashrullah, Sega (2026) IMUNOEKSPRESI CYCLOOXYGENASE-2 PADA LIMPA TIKUS Sprague Dawley PASCA PEMBERIAN FERMENTASI Crescentia cujete (L.) DOSIS 500 mg/Kg BB SELAMA 90 HARI. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAKK-SEGA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (967kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (172kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (460kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (60kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (108kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cek plagiasi 1.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
Cek plagiasi 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (279kB) | Request a copy |
Abstract
Cyclooxygenase-2 (COX-2) merupakan enzim penting dalam proses inflamasi, sedangkan fermentasi buah berenuk (Crescentia cujete (L.)) diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antiinflamasi dan imunomodulator. Keamanan penggunaan jangka panjang sediaan fermentasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui uji toksisitas subkronik. Penelitian ini bertujuan menganalisis imunoekspresi COX-2 pada limpa tikus Sprague Dawley setelah pemberian fermentasi buah berenuk dosis 500 mg/Kg BB selama 90 hari. Penelitian eksperimental menggunakan 16 ekor tikus jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan, kemudian dilakukan pemeriksaan imunohistokimia COX-2 dan analisis menggunakan Independent T-Test. Hasil menunjukkan rerata area positif COX-2 pada kelompok kontrol sebesar 0,50 ± 0,45% dan perlakuan 0,35 ± 0,20% tanpa perbedaan signifikan (p=0,449). Temuan ini mengindikasikan bahwa fermentasi buah berenuk tidak mempengaruhi ekspresi COX-2. Pemberian fermentasi buah berenuk dosis 500 mg/Kg BB selama 90 hari bersifat aman dan tidak menyebabkan perubahan signifikan terhadap imunoekspresi COX-2 pada limpa tikus.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cyclooxygenase-2 (COX-2) merupakan enzim penting dalam proses inflamasi, sedangkan fermentasi buah berenuk (Crescentia cujete (L.)) diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antiinflamasi dan imunomodulator. Keamanan penggunaan jangka panjang sediaan fermentasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui uji toksisitas subkronik. Penelitian ini bertujuan menganalisis imunoekspresi COX-2 pada limpa tikus Sprague Dawley setelah pemberian fermentasi buah berenuk dosis 500 mg/Kg BB selama 90 hari. Penelitian eksperimental menggunakan 16 ekor tikus jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan, kemudian dilakukan pemeriksaan imunohistokimia COX-2 dan analisis menggunakan Independent T-Test. Hasil menunjukkan rerata area positif COX-2 pada kelompok kontrol sebesar 0,50 ± 0,45% dan perlakuan 0,35 ± 0,20% tanpa perbedaan signifikan (p=0,449). Temuan ini mengindikasikan bahwa fermentasi buah berenuk tidak mempengaruhi ekspresi COX-2. Pemberian fermentasi buah berenuk dosis 500 mg/Kg BB selama 90 hari bersifat aman dan tidak menyebabkan perubahan signifikan terhadap imunoekspresi COX-2 pada limpa tikus. |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Vetenary Education Study Program |
| Depositing User: | 82 Sega Agil Nashrullah UWKS |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 05:30 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 05:30 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23409 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

