Najiv Ar Rifai, Muhammad (2026) Efek hepatoprotektif ekstrak biji anggur Prabu bestari pada kerusakan hepar akibat ligasi saluran empedu: analisis parameter serum Alanin aminotransferase (ALT), Aspartat aminotransferase (AST), Alkaline phosphatase (ALP) dan Gamma glutamyl transferase (GGT) pada tikus putih (Rattus norvegicus) Strain Spraque dawley. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (130kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (163kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
PLAGIASI 1.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
ARTIKEL.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hepatoprotektif ekstrak biji anggur Prabu bestari terhadap kerusakan hepar akibat ligasi saluran empedu: Alanin aminotransferase (ALT), Aspartat aminotransferase (AST), Alkaline phosphatase (ALP) dan Gamma glutamyl transferase (GGT) pada tikus putih (Rattus norvegicus) strain Spraque dawley. Sampel yang digunakan adalah tikus putih yang dibagi ke dalam beberapa kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+) dan kelompok perlakuan satu (P1) yang diberikan ekstrak biji anggur Prabu bestari dengan variasi dosis 400 mg/kgBB. Ekstrak biji anggur Prabu bestari diberikan selama 17 hari dan pada hari ke-18 dilakukan pengambilan darah intra cardiac untuk dilakukan pemeriksaan darah. Parameter yang diamati meliputi kadar enzim hepar yaitu alanin aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST), alkaline phosphatase (ALP) dan gamma glutamyl transferase (GGT) sebagai indikator kerusakan fungsi hepar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Pairwise Comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji anggur Prabu bestari tidak memberikan perbedaan yang signifikan (p > 0,05) terhadap parameter ALT, AST, ALP dan GGT antar kelompok perlakuan. Namun, pada parameter GGT terdapat perbedaan yang signifikan (p ≤ 0,05) antara kelompok kontrol negatif (K-) dan kontrol positif (K+), yang menunjukkan bahwa ligasi saluran empedu pada kelompok K+ berhasil menginduksi kerusakan hepar. Sementara itu, pemberian ekstrak biji anggur Prabu bestari belum menunjukkan efek hepatoprotektif yang signifikan terhadap parameter yang diamati.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hepatoprotektif, biji anggur, enzim hepar, ligasi saluran empedu, Rattus norvegicus |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Vetenary Education Study Program |
| Depositing User: | 82 Muhammad Najiv Ar Rifai UWKS |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 05:13 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 05:13 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23407 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

