RIFQI PRASETYO, MUHAMMAD (2026) PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN DATA PRIBADI MILIK DEBITUR OLEH PIHAK KETIGA DALAM PINJAMAN ONLINE. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (862kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (779kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (616kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (293kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (418kB) | Request a copy |
|
|
Text
HASIL PERSENAN TURNITIN.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
HASIL TURNITIN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
JURNAL MUHAMMAD RIFQI PRASETYO.pdf Restricted to Repository staff only Download (751kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan Perkembangan layanan pinjaman online sebagai bagian dari financial technology (fintech) kemudian akses pembiayaan yang dinikmati masyarakat ternyata menyimpan persoalan hukum tersendiri, yakni penyalahgunaan data pribadi debitur yang dilakukan oleh pihak ketiga, khususnya debt collector, yang menggunakan data pribadi di luar tujuan pemrosesan sehingga menimbulkan kerugian bagi debitur. Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji ciri ciri khusus perjanjian pinjaman online dalam penggunaan data pribadi debitur serta menganalisis pertanggungjawaban pidana praktik penyalahgunaan atas data pribadi debitur oleh pihak ketiga dalam praktik pinjaman online. Kajian ini termasuk dalam jenis penelitian hukum normative, dengan memanfaatkan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Adapun bahan hukum yang digunakan mencakup bahan hukum primer, yaitu berbagai peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan perlindungan data pribadi., informasi dan transaksi elektronik, serta penyelenggaraan layanan pinjaman online, dan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, serta literatur hukum yang relevan. Analisis bahan hukum dilakukan secara deduktif melalui penafsiran terhadap norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perjanjian pinjaman online merupakan perjanjian elektronik yang menggunakan kontrak baku dan melibatkan pemrosesan data pribadi sebagai bagian dari proses verifikasi, analisis kelayakan kredit, dan pelaksanaan perjanjian. Penggunaan data pribadi tersebut wajib dilaksanakan berdasarkan persetujuan, tujuan yang jelas, serta prinsip pelindungan data pribadi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Selanjutnya, pihak ketiga yang melakukan penyalahgunaan data pribadi debitur dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti memenuhi unsur tindak pidana berupa perbuatan melawan hukum, adanya unsur kesalahan, serta terpenuhinya ketentuan pidana dalam Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Selain itu, penyelenggara pinjaman online sebagai pengendali data pribadi juga dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti lalai dalam melindungi data pribadi atau memberikan akses kepada pihak ketiga tanpa pengawasan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, pengawasan, dan penegakan hukum guna memberikan kepastian hukum serta perlindungan yang efektif terhadap data pribadi debitur dalam penyelenggaraan layanan pinjaman online.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, Data Pribadi, Debitur, Pihak Ketiga, Pinjaman Online |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | Rifqi Muhammad Prasetyo |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:29 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:29 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

