Rivaldo Santoso, Rian (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI KARYA DIGITAL DALAM TRANSAKSI BERBASIS KONTRAK ELEKTRONIK DI INDONESIA. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (791kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (564kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (713kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (828kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (380kB) |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (414kB) |
|
|
Text
HASIL TURNITIN PERSENAN.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
HASIL TURNITIN SKRIPSI 2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Jurnal Rian Rivaldo 2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (718kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam era revolusi industri saat ini telah mengubah lanskap komersial secara global termasuk di Indonesia. Aktivitas perdagangan yang semula mengandalkan interaksi fisik dan pertukaran barang berwujud, kini telah bertransformasi secara masif ke arah digitalisasi yang serba praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan bentuk perlindungan hukum,terhadap pembeli karya digital dalam transaksi berbasis kontrak elektronik di Indonesia dan untuk mengetahui, mengkaji, dan menemukan skema serta upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pembeli karya digital guna memperoleh pemulihan hak apabila terjadi tindakan wanprestasi dalam pelaksanaan kontrak elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan undang- undang atau statute approach, yaitu telaah mendalam terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan untuk memperoleh pemahaman hukum yang diperlukan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan undang-undang atau statute approach, yaitu telaah mendalam terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan untuk memperoleh pemahaman hukum yang diperlukan. Kesimpulan pada skripsi ini Transaksi karya digital dalam kontrak elektronik memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dari transaksi konvensional, yakni bersifat nirwujud, berlangsung secara elektronik, serta melibatkan para pihak yang seringkali tidak saling mengenal secara fisik, sehingga menempatkan pembeli pada posisi yang lebih rentan. Kedudukan hukum para pihak dalam transaksi ini pada dasarnya telah diakui dan dilindungi oleh hukum positif Indonesia, khususnya melalui UU ITE yang mengakui keabsahan kontrak elektronik sebagai perjanjian yang mengikat secara hukum layaknya kontrak konvensional. Bahwa wanprestasi dalam transaksi karya digital hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari tidak tersampaikannya karya digital setelah pembayaran dilakukan, karya yang dikirimkan tidak sesuai dengan yang diperjanjikan, hingga penjual yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak setelah menerima pembayaran, dan seluruh bentuk wanprestasi tersebut menimbulkan akibat hukum berupa hak pembeli untuk menuntut ganti rugi, pembatalan kontrak, maupun pemenuhan prestasi sebagaimana diatur dalam KUHPerdata
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | 30 Rian Rivaldo Santoso Universitas Wijaya Kusuma Surabaya |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 01:42 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 01:42 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

