Syahda, Fidela Beryl Vania (2026) PENGARUH POLA MAKAN TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA SISWA USIA 13-15 TAHUN DI SMPN 56 SURABAYA. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
BAB V .pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (229kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Restricted to Repository staff only Download (187kB) |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (624kB) |
|
|
Text
BAB III .pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
Text
BAB IV1.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
jurnalartikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (294kB) |
|
|
Text
turnitin.pdf Restricted to Repository staff only Download (766kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) |
|
|
Text
BAB VII.pdf Restricted to Repository staff only Download (78kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (113kB) |
|
|
Text
turnitin full teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, pada kelompok usia remaja. Perubahan pola makan yang ditandai dengan meningkatnya konsumsi makanan dan minuman tinggi gula diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola makan terhadap kadar gula darah pada siswa usia 13–15 tahun di SMPN 56 Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan instrumen Food Frequency Questionnaire (FFQ), kadar gula darah diukur menggunakan glucometer. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden didominasi oleh perempuan (58,8%) dan sebagian besar berusia 14 tahun (62,7%). Frekuensi konsumsi makanan manis paling banyak berada pada kategori kadang-kadang (49,0%), diikuti kategori sering (33,3%) dan jarang (17,7%). Sebagian besar responden memiliki kadar gula darah normal, yaitu sebanyak 50 siswa (98%), hanya 1 siswa (2%) yang mengalami peningkatan kadar gula darah. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,770 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pola makan terhadap kadar gula darah pada siswa usia 13–15 tahun di SMPN 56 Surabaya. Penelitian ini menunjukkan kadar gula darah pada remaja tidak hanya dipengaruhi pola makan, tetapi juga kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas fisik, status gizi, fungsi metabolisme, dan faktor genetik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada remaja. Kata Kunci: : Diabetes melitus, gula darah, pola makan
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes melitus, gula darah, pola makan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Medicine Study Program |
| Depositing User: | 70 Fidela Beryl UWKS |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:20 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:20 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22928 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

