Widiyanto, Ari (2026) Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial dalam Menangani Kehamilan Tidak Diinginkan di Lembaga Pondok Hayat Surabaya. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
ABSTRAK_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Download (657kB) |
|
|
Text
BAB I_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (458kB) |
|
|
Text
BAB II_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (629kB) |
|
|
Text
BAB III_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
|
|
Text
2. HASIL TURNITIN_ARI WIDIYANTO_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Artikel_Ari WIdiyanto_22530003.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
Abstract
Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) pada remaja merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan berdampak pada aspek fisik, psikologis, sosial, serta kesejahteraan anak yang dilahirkan. Kondisi ini memerlukan penanganan komprehensif melalui peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagai penyelenggara pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga Pondok Hayat Surabaya dalam menangani kasus kehamilan tidak diinginkan pada remaja, serta mengkaji peran pekerja sosial dalam proses pendampingan dan pemulihan kesejahteraan sosial klien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari pekerja sosial, koordinator layanan, serta remaja dengan pengalaman KTD yang berada di bawah naungan lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Pondok Hayat Surabaya berperan aktif dalam menangani KTD melalui penyediaan layanan pendampingan sosial, konseling psikososial dan rohani, layanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan keterampilan hidup. Pekerja sosial memiliki peran strategis sebagai pendamping, fasilitator, dan edukator dalam membantu klien menghadapi permasalahan kehamilan tidak diinginkan serta memulihkan fungsi sosial mereka. Peran tersebut berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial remaja dan anak yang dilahirkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran LKS dan pekerja sosial dalam penanganan KTD secara holistik dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kehamilan Tidak Diinginkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Peran Pekerja Sosial, Kesejahteraan Sosial
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kehamilan Tidak Diinginkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Peran Pekerja Sosial, Kesejahteraan Sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Social Welfare Study Program |
| Depositing User: | Ari Widiyanto |
| Date Deposited: | 20 May 2026 03:55 |
| Last Modified: | 20 May 2026 03:55 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/21945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

