ismail, amirullah (2026) Konstruksi Sosial Masyarakat Ngemplak Terhapad Ritual Ziarah Di Makam Mbah Ganti Kota Surabaya. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (419kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (679kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (173kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (357kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (130kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (608kB) |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
Jurnal.pdf Restricted to Repository staff only Download (397kB) |
|
|
Text
plagiasai full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ritual ziarah di Makam Mbah Ganti dan menganalisis proses konstruksi sosial masyarakat Ngemplak terhadap ritual tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi dengan delapan informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ritual ziarah meliputi pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa kepada Mbah Ganti dan leluhur, tawasul, tabur bunga, serta penghormatan terhadap lingkungan makam. Ziarah berlangsung secara rutin dan lebih ramai pada malam Jumat Legi, menjelang Ramadan, bulan Suro, dan kegiatan sedekah bumi. Kekhasan ritual tidak terletak pada satu bentuk tindakan yang eksklusif, melainkan pada penggabungan praktik ziarah yang umum dengan penghormatan terhadap Mbah Ganti sebagai tokoh yang dipahami masyarakat berkaitan dengan sejarah dan asal-usul Kampung Ngemplak serta penghormatan terhadap area punden dan lingkungan makam. Konstruksi sosial ritual berlangsung melalui eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Eksternalisasi tampak dalam pewarisan pengetahuan dan praktik melalui keluarga, sesepuh, dan tokoh agama; objektivasi terlihat pada terbentuknya kebiasaan, tata cara, waktu, dan norma tidak tertulis yang diterima bersama; sedangkan internalisasi berlangsung melalui sosialisasi dan keterlibatan generasi berikutnya. Proses tersebut membuat ritual ziarah menjadi realitas sosial yang dipertahankan dan diwariskan dalam kehidupan masyarakat Ngemplak.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konstruksi sosial, ritual ziarah, Makam Mbah Ganti, masyarakat Ngemplak, realitas sosial |
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Sociology Study Program |
| Depositing User: | 51 Amirullah Ismail |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:05 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:05 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/24014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

