Pengembangan Usaha pada UMKM Kedai Serbu dengan Metode Analisis SWOT

Pratama, Bima (2026) Pengembangan Usaha pada UMKM Kedai Serbu dengan Metode Analisis SWOT. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (900kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (857kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN - 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf

Download (67kB)
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Jurnal Bima Pratama.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (736kB) | Request a copy

Abstract

UMKM Kedai Serbu merupakan usaha kuliner yang bergerak di bidang penjualan wonton dan dimsum mentai di Kota Surabaya. Seiring meningkatnya persaingan usaha kuliner, Kedai Serbu menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan daya saing dan mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha yang tepat melalui analisis kondisi internal dan eksternal perusahaan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dipadukan dengan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Internal-External (IE), dan Matriks SWOT untuk menghasilkan alternatif strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal berupa kekuatan dan kelemahan, kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman, serta merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi UMKM Kedai Serbu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen Kedai Serbu. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan SPSS versi 16.0. Seluruh item pertanyaan dinyatakan valid dan reliabel sehingga layak digunakan sebagai alat pengumpulan data penelitian. Hasil analisis karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (82%), berusia 21–25 tahun (46%), berstatus sebagai mahasiswa/pelajar (76%), dan sebagian besar belum memiliki penghasilan tetap atau berpenghasilan kurang dari Rp4.000.000 per bulan. Karakteristik tersebut menunjukkan bahwa konsumen Kedai Serbu didominasi oleh kalangan usia produktif dengan daya beli yang mempertimbangkan kualitas produk dan harga yang terjangkau. Berdasarkan hasil analisis faktor internal, kekuatan utama Kedai Serbu meliputi kualitas produk yang terjaga melalui penggunaan bahan baku segar, harga yang terjangkau, pembagian tugas karyawan yang jelas, serta pemanfaatan media sosial dan layanan pemesanan online sebagai sarana pemasaran. Sementara itu, kelemahan utama yang dimiliki adalah kedisiplinan karyawan yang belum optimal serta ketergantungan terhadap fluktuasi harga bahan baku yang memengaruhi biaya produksi. Dari sisi eksternal, peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan praktis, perkembangan platform digital sebagai media pemasaran, serta peluang memperluas pasar melalui layanan pesan antar. Adapun ancaman yang dihadapi berasal dari semakin banyaknya pesaing dengan produk sejenis, perubahan selera konsumen, dan persaingan harga yang semakin ketat. Hasil analisis Matriks IFE menunjukkan skor total sebesar 2,67, sedangkan Matriks EFE memperoleh skor sebesar 2,90. Berdasarkan hasil tersebut, posisi UMKM Kedai Serbu berada pada Sel V Matriks IE jaga dan pertahankan yang menunjukkan bahwa usaha berada pada kondisi yang cukup kuat sehingga strategi yang tepat adalah strategi pertumbuhan melalui penetrasi pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan Matriks SWOT diperoleh empat alternatif strategi, yaitu strategi S-O berupa mempertahankan kualitas produk, memanfaatkan media sosial dan layanan pemesanan online, serta meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Strategi W-O dilakukan dengan meningkatkan promosi digital, memperbaiki sistem pengelolaan usaha, dan mengembangkan desain kemasan produk. Strategi S-T dilakukan melalui inovasi produk, menjaga kualitas, dan mempertahankan harga yang kompetitif dalam menghadapi persaingan. Sementara strategi W-T diarahkan pada peningkatan pengawasan karyawan, penguatan kerja sama dengan pemasok, serta pengelolaan biaya produksi secara lebih efektif. Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa UMKM Kedai Serbu memiliki potensi yang baik untuk terus berkembang karena didukung oleh kondisi internal yang kuat serta peluang eksternal yang cukup besar. Strategi pengembangan usaha yang direkomendasikan adalah mempertahankan kualitas produk, meningkatkan promosi digital, melakukan inovasi produk secara berkelanjutan, memperluas pasar, serta memperbaiki manajemen operasional agar mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di tengah persaingan industri kuliner.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Matriks IFE, Matriks EFE, Matriks IE, UMKM Kedai Serbu.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Agro-industrial Technology Study Program
Depositing User: Bima Bima Pratama
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:16
Last Modified: 01 Oct 2026 06:16
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/24009

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year