Italia Putri Magas, Maria (2026) Faktor Pendorong Anak Berhadapan dengan Hukum dalam Melakukan dan Memutuskan Tindak Kriminal (Studi Kasus di Marsudi Putra Surabaya). [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
Abstrak.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Restricted to Repository staff only Download (862kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (380kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (549kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (383kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (486kB) | Request a copy |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Hasil Turnitin.pdf Download (499kB) |
|
|
Text
skripsi-maria-italia_Turnitin.pdf Restricted to Repository staff only Download (19MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel_Maria_Italia_Putri_Magas.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) | Request a copy |
Abstract
Kriminalitas anak merupakan fenomena yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, dan melibatkan kelompok usia yang seharusnya berada dalam lingkungan pengasuhan dan pendidikan. Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di UPT Marsudi Putra Surabaya menunjukkan bahwa anak yang terlibat tindak kriminal dipengaruhi oleh kondisi internal maupun eksternal yang kompleks. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana faktor internal dan faktor eksternal memengaruhi keputusan anak dalam melakukan tindak kriminal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendorong anak berhadapan dengan hukum dalam memutuskan dan melakukan tindak kriminal, serta menganalisis interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilaksanakan di UPT Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak ABH yang sedang menjalani rehabilitasi, pekerja sosial, dan kepala seksi rehabilitasi sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam tindak kriminal merupakan hasil interaksi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pengalaman masa lalu yang penuh tekanan, rendahnya kontrol diri, persepsi diri yang membenarkan perilaku menyimpang, serta proses pembentukan identitas diri yang berlangsung dalam situasi rentan. Faktor eksternal meliputi pengaruh teman sebaya yang dominan, pola asuh keluarga yang kurang optimal, kondisi sosial-ekonomi yang membentuk kerentanan, serta lingkungan komunitas yang tinggi paparan terhadap perilaku menyimpang. Lingkungan sekolah cenderung berfungsi sebagai faktor pelindung. Upaya pencegahan dan rehabilitasi perlu dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan aspek individu, keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial anak.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Anak Berhadapan dengan Hukum, Tindak Kriminal, Faktor Internal, Faktor Eksternal, Rehabilitasi Sosial. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Social Welfare Study Program |
| Depositing User: | Maria M Italia Putri Magas |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 08:30 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:30 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23300 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

