Pemaknaan Perempuan terhadap Pendampingan Sosial pada Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) (Studi Kasus di Yayasan Pondok Hayat Surabaya)

Ayyullhaq Samudra Pertiwi, Diza (2026) Pemaknaan Perempuan terhadap Pendampingan Sosial pada Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) (Studi Kasus di Yayasan Pondok Hayat Surabaya). [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK (4).pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 15-57.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (409kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2 58-74.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (309kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3 75-98.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4 99-102.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA 103-104.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN 105-125.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (460kB) | Request a copy
[img] Text
Hasil Turnitin.pdf

Download (324kB)
[img] Text
Skripsi Turnitin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
ARTIKEL DIZA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB) | Request a copy

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan dapat menimbulkan berbagai permasalahan psikologis dan sosial bagi perempuan, Seperti rasa takut, malu, kecemasan, penolakan keluarga, stigma sosial, serta terganggunya keberfungsian sosial. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendampingan sosial yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan perlindungan, dukungan psikososial, dan penguatan kapasitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan sosial yang diterima perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan serta menganalisis pemaknaan mereka terhadap pengalaman selama mengikuti pendampingan sosial di Yayasan Pondok Hayat Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri atas perempuan yang sedang mengikuti pendampingan sosial sebagai informan utama serta pekerja sosial, pengasuh, pendamping sosial, dan pekerja sosial sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan sosial dilaksanakan melalui proses penerimaan dan asesmen awal, penjelasan aturan dan tanggung jawab, pemberian layanan kesehatan kehamilan, konseling, bimbingan rohani, pengembangan keterampilan, evaluasi perkembangan, serta persiapan reintegrasi sosial. Hubungan yang hangat, sabar, menerima, dan tidak menghakimi dari pekerja sosial maupun pengasuh membantu perempuan merasa aman dan lebih terbuka dalam menyampaikan pengalaman serta perasaannya. Pendampingan dimaknai sebagai proses perubahan dari kondisi takut, malu, tertutup, dan merasa tidak berharga menuju kondisi yang lebih terbuka, percaya diri, mampu menerima diri, dan memiliki harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Pemaknaan tersebut mencakup pemulihan psikologis, sosial, dan spiritual, meskipun proses reintegrasi serta hubungan dengan masyarakat luas masih memerlukan penguatan lebih lanjut.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: kehamilan tidak diinginkan, pengalaman perempuan, pendampingan sosial, pemaknaan pengalaman, keberfungsian sosial
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Social Welfare Study Program
Depositing User: 53 Diza UWKS
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:38
Last Modified: 10 Aug 2026 08:38
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23163

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year