wibowo, pramono (2026) Tindakan Paramedik Dalam Menangani Distokia Pada Sapi Di Desa Jarit Kecamatan Candipuro. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
abstrak.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (296kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (418kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) | Request a copy |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) | Request a copy |
|
|
Text
lampiran 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (515kB) | Request a copy |
|
|
Text
plagiasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (970kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan paramedik veteriner dalam menangani distokia pada sapi di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap tiga paramedik veteriner yang memiliki pengalaman menangani distokia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama distokia meliputi malposisi fetus, fetal oversize, kelemahan kontraksi uterus, dan keterlambatan intervensi oleh peternak. Penanganan yang dilakukan paramedik meliputi pemeriksaan awal, koreksi posisi fetus (mutation), dan traksi manual sesuai prinsip obstetri veteriner. Sebagian besar kasus dapat ditangani langsung di lapangan, terutama pada kasus dengan intervensi cepat dan kondisi induk yang masih baik. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan alat obstetri, kondisi kandang yang sempit dan minim pencahayaan, serta rendahnya pengetahuan peternak mengenai tanda distokia. Penelitian ini menunjukkan bahwa paramedik veteriner memiliki peran penting dalam keberhasilan penanganan distokia pada sistem peternakan rakyat, meskipun bekerja dengan fasilitas yang terbatas.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | distokia, paramedik veteriner, sapi, obstetri veteriner, penanganan kelahiran sulit |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 80 pramono wahyu wibowo uwks |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:20 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:20 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

