TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI POTONG BERDASARKAN PERHITUNGAN SERVICE PER CONCEPTION (S/C) DAN CONCEPTION RATE (CR) DI KECAMATAN BAGOR KABUPATEN NGANJUK

Wieddyanto, Erwin (2026) TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI POTONG BERDASARKAN PERHITUNGAN SERVICE PER CONCEPTION (S/C) DAN CONCEPTION RATE (CR) DI KECAMATAN BAGOR KABUPATEN NGANJUK. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (510kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (363kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (228kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (269kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
HASIL PERSENTASE PLAGIASI.pdf

Download (141kB)
[img] Text
FULL TEXT TURNITIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sapi potong banyak dibudidayakan untuk menghasilkan daging untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan asal hewan. Menurut data Kabupaten Nganjuk dalam angka tahun 2024 populasi sapi potong di Kecamatan Bagor sebanyak 2.806 ekor (BPS Kabupaten Nganjuk, 2025). Terdiri dari sapi limosin cross, simmental cross, peranakan ongole, dan brahman. Perkembangbiakan sapi potong yang umum dilakukan oleh peternak di Kecamatan Bagor melalui inseminasi buatan. Inseminasi buatan (IB) merupakan teknologi perkawinan non alami yang mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya menghemat dana pemeliharaan pejantan, memperbaiki genetik keturunan, mencegah penyakit menular yang disebarkan melalui perkawinan, dan meningkatkan pemanfaatan pejantan unggul. Tingkat keberhasilan teknologi IB di suatu wilayah dapat digambarkan dengan melihat data service per conception (S/C), dan conception rate (CR). S/C merupakan hasil perhitungan yang menunjukkan jumlah IB yang dapat menghasilkan kebuntingan, sedangkan CR merupakan prosentase kebuntingan sapi betina pada IB pertama dari total IB sapi betina di daerah tertentu. Data dianalisis dari laporan inseminasi buatan bulan Januari-September 2025. Diperoleh jumlah sapi potong yang diinseminasi sebanyak 348 ekor dengan rincian bunting pada IB ke-1 sebanyak 209 ekor, bunting pada IB ke-2 sebanyak 79 ekor, bunting IB ke-3 sebanyak 21 ekor, dan tidak bunting sebanyak 39 ekor. Hasil analisis data didapatkan nilai S/C sebesar 1,8 dan CR sebesar 60,1%. Bardasarkan nilai S/C dan CR yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan sapi potong di Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk adalah baik.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Sapi potong, inseminasi buatan, service per conception, conception rate
Subjects: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 80 Erwin Wieddyanto UWKS
Date Deposited: 18 Aug 2026 03:16
Last Modified: 18 Aug 2026 03:16
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22903

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year