Pengaruh pemberian air rebusan daun sirih( piper bettle L.) terhadap kadar bunuh minimum staphylococcus aureus dengan menggunakan metode dilusi

Prayoga, I Wayan Arya (2018) Pengaruh pemberian air rebusan daun sirih( piper bettle L.) terhadap kadar bunuh minimum staphylococcus aureus dengan menggunakan metode dilusi. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

This is the latest version of this item.

[img] Text
Arya abstrak.pdf

Download (465kB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Prayoga, I Wayan Arya. 2018 Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Sirih (Piper bettle L.) Terhadap Kadar Bunuh Minimum Staphylococcus aureus Dengan Menggunakan Metode Dilusi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian Air Rebusan Daun Sirih( Piperbettle L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Tugas akhir. Program Studi Pendidikan Dokter. Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing :dr. AAA. Mas Ranidewi, Sp.THT, MARS, Noer Kumala Indah Sari, S.Si, M.Si. Latar Belakang :Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri gram positif penyebab berbagai penyakit, terutama infeksi nosokomial dengan prevalensi rata rata 9,8%. Di era modern ini pengobatan herbal mulai diuji coba untuk memperoleh khasiat yang terdapat di dalamnya,. Daun sirih (Piper bettle L.) dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki khasiat antibakteri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian air rebusan daun sirih (Piper bettle L.) terhadap kadar bunuh minimum Staphylococcus aureus dengan metode dilusi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental laboratorium dengan post test control group only. Dimana pada penelitian ini akan dilakukan pengujian Kadar Bunuh Minimum (KBM) dengan pengulangan sebanyak 4 kali dengan konsentrasi rebusan air daun sirih yang beragam dimulai dari 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%denganmetodedilusi. KBM ditentukan dengan ada tidaknya pertumbuhan koloni bakteri pada media Mueller Hinton Agar yang telah diberikan perlakuan dengan berbagai konsentrasi rebusan air daun sirih. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pemberian rebusan air daunsirih (Piper bettle L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya pertumbuhan pada media Mueller Hinton Agar yang telah diberikan perlakuan rebusan air daun sirih dengan konsentrasi 60%, 70%, 80%, 90%, 100% serta control positif dan negatif. Sedangkan untuk Kadar Bunuh Minimum (KBM) masih belum dapat ditentukan karena pada konsentrasi terkecil rebusan air daun sirih (60%) tidak nampak adanya pertumbuhan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian pada konsentrasi lebih kecil. Kata Kunci :Rebusan airdaunsirih, Bakteri Staphyloccus aureus, Kadar bunuh minimum (KBM), Dilusi,

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Rebusan airdaunsirih, Bakteri Staphyloccus aureus, Kadar bunuh minimum (KBM), Dilusi,
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: I Wayan Arya Prayoga
Date Deposited: 18 Mar 2019 06:46
Last Modified: 18 Mar 2019 06:46
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/3707

Available Versions of this Item

  • Pengaruh pemberian air rebusan daun sirih( piper bettle L.) terhadap kadar bunuh minimum staphylococcus aureus dengan menggunakan metode dilusi. (deposited 18 Mar 2019 06:46) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year