Sholihah, Baqiyatus Sholihah (2026) PERBANDINGAN KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT DALAM PEWARISAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN HUKUM PERDATA. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (999kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (413kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (388kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) |
|
|
Text
qiqi 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (266kB) |
|
|
Text
QIQI SKRIPSI FIX.docx-68-77.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
QIQI SKRIPSI FIX.docx-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas karakteristik dan kedudukan hukum anak angkat dalam perspektif Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Perdata di Indonesia. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya perbedaan pengaturan mengenai hak waris anak angkat dalam kedua sistem hukum tersebut. Dalam praktik masyarakat, anak angkat sering diperlakukan seperti anak kandung, namun secara hukum terdapat perbedaan mendasar terkait hubungan nasab, status ahli waris, dan hak atas harta peninggalan orang tua angkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik anak angkat serta menganalisis kedudukan hukumnya dalam pewarisan menurut Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Perdata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Hukum Waris Islam, anak angkat tidak memiliki hubungan nasab dengan orang tua angkat sehingga tidak menjadi ahli waris secara otomatis, namun dapat memperoleh bagian melalui wasiat wajibah maksimal sepertiga dari harta warisan. Sebaliknya, dalam Hukum Waris Perdata, anak angkat yang diangkat secara sah melalui penetapan pengadilan memiliki kedudukan yang setara dengan anak kandung dan berhak mewarisi harta orang tua angkatnya. Dengan demikian, kedua sistem hukum memiliki perbedaan mendasar, tetapi sama-sama bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap anak angkat. Kata Kunci: Anak Angkat, Hukum Waris Islam, Hukum Waris Perdata, Wasiat Wajibah, Hak Waris.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Law Sciences Study Program |
| Depositing User: | 30 Baqiyatus Sholihah UWKS |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 06:36 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 06:36 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/24131 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

