Pendugaan Parameter Genetik 5 Genotipe Kedelai (Glycine max L. Merrill) Pada Musim Hujan 1

Xavier, Alea Rayhan (2026) Pendugaan Parameter Genetik 5 Genotipe Kedelai (Glycine max L. Merrill) Pada Musim Hujan 1. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB) | Request a copy
[img] Text
BAB II (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (662kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (514kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (127kB) | Request a copy
[img] Text
Lampiran (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB) | Request a copy
[img] Text
Plagiasi.pdf

Download (17kB)
[img] Text
Full Text Plagiasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
Jurnal Seminar Rayhan (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (766kB) | Request a copy

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia yang produksinya masih bergantung pada impor akibat keterbatasan lahan dan produktivitas. Penanaman kedelai pada musim hujan (off season) berpotensi meningkatkan indeks pertanaman, namun menghadapi kendala curah hujan tinggi dan kondisi tanah jenuh air yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik dan menduga nilai parameter genetik berbagai karakter agronomi serta komponen hasil pada 5 genotipe kedelai (Dering 1, Dering 2, Deja 2, Grobogan, dan Gepak Kuning) yang ditanam pada musim hujan I. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, 5 perlakuan, dan 3 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dilanjutkan uji Tukey (BNJ) taraf 5% apabila terdapat perbedaan nyata, serta pendugaan parameter genetik dan analisis biplot PCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter jumlah daun, jumlah buku subur, jumlah bunga, jumlah cabang utama, polong isi, dan berat 1000 biji memiliki keragaman genetik dan heritabilitas tergolong tinggi hingga sangat tinggi (h² > 0,50) secara konsisten, sehingga berpotensi digunakan sebagai kriteria seleksi. Sebaliknya, karakter tinggi tanaman pada fase akhir, berat berangkasan basah, berat akar kering, dan polong hampa menunjukkan ragam genetik rendah atau negatif, mengindikasikan dominasi pengaruh lingkungan. Analisis biplot PCA mengonfirmasi pengelompokan genotipe berdasarkan keunggulan karakter, dengan Deja 2 dan Grobogan unggul pada bobot akar dan biji, serta Gepak Kuning unggul pada jumlah polong isi.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: kedelai, keragaman genetik, heritabilitas, musim hujan, parameter genetik Keywords: soybean, genetic variability, heritability, rainy season, genetic parameters
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Agrotechnology Study Program
Depositing User: Alea Rayhan Xavier
Date Deposited: 09 Sep 2026 04:28
Last Modified: 09 Sep 2026 04:28
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22976

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year