STUDI KASUS PENANGANAN BOVINE EPHEMERAL FEVER (BEF) PADA SAPI POTONG DI RONGGOLAWE FARM DESA SAMBIREJO KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2026

Cahyono, Budi Nur (2026) STUDI KASUS PENANGANAN BOVINE EPHEMERAL FEVER (BEF) PADA SAPI POTONG DI RONGGOLAWE FARM DESA SAMBIREJO KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2026. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (359kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (102kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (492kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (97kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (98kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (106kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB) | Request a copy
[img] Text
HASIL PERSENTASE PLAGIASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (120kB) | Request a copy
[img] Text
FULL TEXT TURNITIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

Tugas Akhir ini berjudul Studi Kasus Penanganan Bovine Ephemeral Fever (BEF) pada Sapi Potong di Ronggolawe Farm Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026. Bovine Ephemeral Fever (BEF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari famili Rhabdoviridae dan ditularkan melalui vektor serangga seperti nyamuk dan lalat pengisap darah. Penyakit ini umumnya terjadi pada musim hujan dan ditandai dengan demam tinggi, lemas, penurunan nafsu makan, kekakuan otot, pembengkakan sendi, serta pincang sehingga menyebabkan penurunan produktivitas dan kerugian ekonomi bagi peternak. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian BEF serta tindakan penanganan yang dilakukan, sekaligus memberikan informasi mengenai pengendalian penyakit di tingkat peternakan. Landasan teori yang digunakan meliputi klasifikasi dan karakteristik virus BEF, epidemiologi penyakit, mekanisme penularan melalui vektor, faktor risiko, patogenesis, gejala klinis, metode diagnosis, prinsip terapi suportif, serta upaya pencegahan dan pengendalian. Teori tersebut menjadi dasar dalam menganalisis kejadian penyakit di lapangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2025 menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam medis dokter hewan terhadap 50 ekor sapi potong di Ronggolawe Farm. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan jumlah kasus dan tindakan penanganan yang diberikan. Hasil menunjukkan bahwa kejadian BEF tertinggi terjadi pada bulan Januari dan mengalami penurunan pada bulan Februari dan Maret. Penurunan jumlah kasus berkaitan dengan pemisahan sapi yang sakit, pemberian antipiretik, antiinflamasi, vitamin, antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder, serta peningkatan sanitasi kandang dan pengendalian serangga vektor. Disimpulkan bahwa faktor lingkungan dan manajemen pemeliharaan berpengaruh terhadap kejadian BEF. Penerapan biosekuriti dan pemantauan kesehatan ternak secara rutin diperlukan untuk mencegah peningkatan kasus di masa mendatang.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Bovine Ephemeral Fever (BEF), sapi potong, penanganan, vektor serangga, studi kasus .
Subjects: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 80 Budi Nurcahyono Uwks
Date Deposited: 22 Jun 2026 07:33
Last Modified: 22 Jun 2026 07:33
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22842

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year