PREVALENSI HIPOKALSEMIA PADA SAPI PERAH DI WILAYAH KUD ARGOPURO DESA KRUCIL KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO PERIODE JANUARI – SEPTEMBER TAHUN 2025

Mahlad, Ibnu (2026) PREVALENSI HIPOKALSEMIA PADA SAPI PERAH DI WILAYAH KUD ARGOPURO DESA KRUCIL KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO PERIODE JANUARI – SEPTEMBER TAHUN 2025. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (468kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (638kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (373kB)
[img] Text
Lampiran 1 Data Kasus Hipokalcemia KUD Argopuro.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (330kB)
[img] Text
Hasil Presentase Turnitin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[img] Text
Full text turnitin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

Hypocalcemia atau Milk Fever merupakan salah satu gangguan metabolik yang sering terjadi pada sapi perah setelah melahirkan akibat penurunan kadar kalsium dalam darah. Penyakit ini dapat menyebabkan kelemahan otot, penurunan produksi susu, gangguan reproduksi, hingga kematian apabila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian, penanganan, dan upaya pencegahan Hypocalcemia pada sapi perah di wilayah kerja KUD Argopuro Krucil Kabupaten Probolinggo periode Januari–September 2025. Penelitian menggunakan metode studi retrospektif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan kesehatan ternak di KUD Argopuro Krucil. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah kasus Hypocalcemia, jumlah induk sapi perah yang melahirkan, dan waktu kejadian kasus. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung prevalensinya menggunakan rumus prevalensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode Januari–September 2025 terdapat 40 kasus Hypocalcemia pada 2.374 ekor induk sapi perah yang melahirkan, sehingga diperoleh prevalensi sebesar 1,68%. Kasus tertinggi terjadi pada bulan Maret sebanyak 11 kasus (27%), sedangkan pada bulan Agustus tidak ditemukan kasus. Penanganan kasus dilakukan melalui pemberian terapi kalsium secara intravena menggunakan preparat kalsium boroglukonat yang terbukti mampu memperbaiki kondisi sapi dengan cepat. Upaya pencegahan dilakukan melalui pengaturan manajemen pakan pada masa kering (dry period), penerapan ransum dengan keseimbangan kation–anion (Dietary Cation Anion Difference/DCAD), pengelolaan Body Condition Score (BCS), serta pemantauan kesehatan ternak secara rutin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kejadian Hypocalcemia di wilayah kerja KUD Argopuro Krucil tergolong relatif rendah, namun tetap memerlukan perhatian karena dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Hypocalcemia, Milk Fever, sapi perah, prevalensi, penanganan, pencegahan
Subjects: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 80 Ibnu mahlad Uwks
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:40
Last Modified: 09 Jun 2026 06:40
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22812

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year