indah, tashya sukma (2025) PERLINDUNGAN HUKUM INVESTOR OBLIGASI BERSIFAT UTANG BERWAWASAN LINGKUNGAN (GREEN BOND) TERHADAP PRAKTIK GREENWASHING. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
cover-daftar isi.pdf Download (682kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (344kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (368kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (371kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) | Request a copy |
|
|
Text
daftar bacaan revisi .pdf Restricted to Repository staff only Download (129kB) | Request a copy |
|
|
Text
Jurnal Perspektif Hangtuah_Tashya Sukma Indah.pdf Restricted to Repository staff only Download (542kB) | Request a copy |
|
|
Text
Turnitin Full Skripsi Tashya Sukma Indah .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Turnitin Full Skripsi Tashya Sukma Indah -1-5.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan instrumen keuangan berkelanjutan, khususnya obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan (green bond), di Indonesia menunjukkan tren yang positif seiring dengan komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan. Namun, potensi greenwashing praktik klaim lingkungan yang menyesatkan menjadi ancaman serius yang dapat mengikis kepercayaan investor dan menghambat pertumbuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan dibandingkan dengan obligasi konvensional serta mengkaji bentuk perlindungan hukum bagi investor obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan dari risiko greenwashing di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan dan konvensional sama-sama merupakan instrumen utang, obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan memiliki kekhasan dalam hal alokasi dana yang eksklusif untuk proyek ramah lingkungan, kewajiban transparansi, dan pelaporan dampak lingkungan yang diatur dalam POJK No. 60/POJK.04/2017. Di sisi lain, perlindungan hukum bagi investor dari greenwashing telah diatur secara preventif melalui kerangka regulasi tersebut dan secara represif melalui ketentuan dalam Undang-Undang Pasar Modal. Namun, perlindungan ini belum optimal akibat belum adanya definisi dan sanksi yang spesifik terhadap greenwashing, serta tantangan dalam pembuktian. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya penyempurnaan regulasi oleh OJK dengan memasukkan definisi eksplisit dan sanksi tegas untuk greenwashing, harmonisasi Taksonomi Hijau Indonesia dengan standar global, peningkatan kualitas verifikasi independen, serta penguatan literasi investor. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat tercipta kepastian hukum yang lebih baik, meningkatkan kepercayaan investor, dan mendukung perkembangan pasar modal hijau yang berintegritas di Indonesia.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Investor, Obligasi bersifat utang berwawasan lingkungan, Greewashing, Pasar Modal Indonesia |
| Subjects: | K Law > KD England and Wales |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | tashya sukma indah |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 05:09 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 05:09 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

