Tiananda, Novensya Clara Bella (2026) KONSEP AKTA OTENTIK DALAM PENEGAKAN PERKARA PEMALSUAN AKTA. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
abstrak Vesya.pdf Download (775kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (287kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab2.pdf Restricted to Repository staff only Download (296kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (295kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) | Request a copy |
|
|
Text
Dafput.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) | Request a copy |
|
|
Text
Jurnal Novensya Clarabella.pdf Restricted to Repository staff only Download (435kB) | Request a copy |
|
|
Text
SKRIPSI NOVENSYA CLARA (finallllll).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
SKRIPSI NOVENSYA CLARA (finallllll)-1-13.pdf Download (199kB) |
Abstract
Penelitian berjudul “Konsep Akta Otentik dalam Penegakan Perkara Pemalsuan Akta” bertujuan untuk mengkaji makna, kedudukan, serta peran akta otentik dalam sistem hukum Indonesia, khususnya dalam konteks pembuktian pada perkara pemalsuan akta. Penelitian ini juga bertujuan menjelaskan bagaimana akta otentik digunakan sebagai dasar penilaian hukum oleh aparat penegak hukum ketika menghadapi tindak pidana pemalsuan akta dan apa implikasinya terhadap kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh dari studi kepustakaan berupa peraturan perundang-undangan, literatur hukum, doktrin para ahli, dan buku yang relevan dengan tindak pidana pemalsuan akta dan kedudukan akta otentik sebagai alat bukti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta otentik memiliki kekuatan pembuktian yang lebih tinggi dibanding alat bukti surat lainnya karena dianggap benar sampai terbukti sebaliknya. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan perbedaan pemahaman antarpenegak hukum terkait penerapan unsur-unsur pemalsuan akta, sehingga mempengaruhi efektivitas penegakan hukum. Kesimpulannya, pemahaman mengenai konsep akta otentik dan penerapannya sangat diperlukan agar penanganan perkara pemalsuan akta dapat berjalan lebih konsisten dan memberikan kepastian hukum.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Akta Otentik; Pemalsuan Akta; Pasal 264 KUHP; Tindak Pidana; Penegakan Hukumm. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | Novensya Clara Bella Tiananda |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:09 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:09 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

