Soelistyaningtyas, Anggraheny (2026) Efektivitas Pemberian Ekstrak Phoenix Dactylifera Pada Reticulocyte Hemoglobin Equivalent Dan Hemosiderin Tikus Wistar Anemia Defisiensi Besi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 13 (2). ISSN 2549-4864
|
Text
FEBRUARI 2026_EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK Phoenix dactylifera PADA RETICULOCYTE.pdf Restricted to Repository staff only Download (208kB) |
Abstract
Efektivitas Pemberian Ekstrak Phoenix dactylifera pada Reticulocyte Hemoglobin Equivalent dan Hemosiderin Tikus Wistar Anemia Defisiensi Besi. Anemia menjadi salah satu permasalahan utama dalam kesehatan masyarakat baik di negara berkembang maupun negara maju. Pemeriksaan reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) dan hemosiderin dapat mengukur kadar hemoglobin pada retikulosit yang baru keluar dan mengukur cadangan zat besi dari sumsum tulang. Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian ekstrak Phoenix dactylifera pada peningkatan kadar reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) dan tingkat hemosiderin tikus Wistar anemia defisiensi besi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental, jumlah sampel penelitian 4 kelompok, dengan kriteria inklusi tikus Wistar sehat, jenis kelamin jantan, usia 4-6 bulan, tidak ada kelainan anatomis/cacat, berat badan 200-300 gram. Kriteria eksklusi tikus yaitu tikus dalam keadaan sakit, cacat fisik. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil darah dan sumsum tulang tikus Wistar, sampel darah digunakan untuk mengukur kadar reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) dan sampel sumsum tulang dibuat menjadi apusan untuk mengukur tingkat hemosiderin. Hasil penelitian didapatkan nilai mean kadar reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) pada kelompok perlakuan tertinggi adalah perlakuan 2, dan nilai median tingkat hemosiderin pada kelompok perlakuan tertinggi adalah perlakuan 2 dan 3. Analisis statistik reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) menggunakan Welch ANOVA dan Welch’s t-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Analisis statistik hemosiderin menggunakan Kruskal-Wallis antar keempat kelompok (p>0,05), dan analisis menggunakan MannWhitney antara kelompok kontrol negatif dan perlakuan 1 (p≤0,05), sisanya menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Kesimpulan dari hasil tersebut yaitu pemberian ekstrak Phoenix dactylifera tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada kadar reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) dan tingkat hemosiderin yang bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Medicine Study Program |
| Depositing User: | Sulimin BP3 |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 13:42 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 13:42 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

