Hubungan Antara Kebiasaan Aktivitas Fisik dengan Indeks Massa Tubuh (Imt) pada Mahasiswa Fk-Uwks Angkatan 2016 dan 2017

Indahsari, Noer Kumala (2019) Hubungan Antara Kebiasaan Aktivitas Fisik dengan Indeks Massa Tubuh (Imt) pada Mahasiswa Fk-Uwks Angkatan 2016 dan 2017. Universitas Hang Tuah Surabaya. (Unpublished)

[img] Text
4. Hubungan Antara Kebiasaan Aktivitas Fisik dengan Indeks Massa Tubuh (Imt) pada Mahasiswa Fk-Uwks Angkatan 2016 dan 2017.pdf

Download (343kB)

Abstract

Abstract Background: Being overweight in a person increases the risk of developing degenerative diseases, including diabetes mellitus which is still the most common cause of death, thus maintaining a normal weight allows a person to reach a longer life expectancy. One of the activities that can make normal weight is physical activity. The Body Mass Index (BMI) is a simple, inexpensive and easy method of assessing a person's nutritional status, but BMI can’t measure body fat directly. So that in this study activities will be carried out to get a relationship between physical activity with BMI for FK-UWKS students 2016-2017. Methode: 124 respondents from the 2016 and 2017 FK-UWKS students and taken randomly. The research method used was an analytic observational study with a cross sectional study. Data taken includes BMI, and physical activity. Statistical test with Spearman correlation test (x2). In the early stages of the study anthropometric measurements were carried out to determine Student BMI. Physical activity is measured by recalling activities that students do every day. Results: groups that always carried out physical activity were 24 respondents who had a normal body mass index, while the group that had never carried out physical activity had 57 respondents with a body mass index with details (3 respondents with less BMI, 11 respondents with normal BMI, 30 respondents with excessive BMI and 13 respondents with Obesity BMI)as well as groups that sometimes carried out physical activities totaling 43 respondents had a relatively normal body mass index. Conclution: There is a relationship between physical activity and the Body Mass Index in the 2016 and 2017 FK-UWKS students. Keywords: Body mass index, habit of physical activity ABSTRAK Latar belakang: Kelebihan Berat badan pada seseorang akan meningkatkan resiko terkena penyakit degeneratif, diantartanya diabetes mellitus yang masih menjadi kasus terbanyak penyebab kematian seseorang, sehingga mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup yang lebih panjang. Salah satu aktifitas yang dapat menjadikan berat badan normal adalah aktifitas fisik. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan metode yang sederhana,murah HANG TUAH MEDICAL JOURNAL www.journal-medical.hangtuah.ac.id Mahali et. all, HTMJ Volume 17 nomer 1 ; 2019 85 dan mudah dalam menilai status gizi seseorang, namun IMT tidak dapat mengukur lemak tubuh secara langsung. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan kegiatan untuk mendapatkan hubungan antara aktifitas fisik dengan IMT pada mahasiswa FK�UWKS angkatan 2016-2017 Metode: 124 Mahasiswa yang mana dari Mahasiswa FK-UWKS angkatan 2016 dan 2017 dan diambil secara acak. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional analitik dengan cross sectional study. Data yang diambil meliputi IMT, dan aktifitas fisik. Uji statistik dengan uji korelasi Spearman (x2). Pada tahap awal penelitian dilakukan pengukuran antropometri untuk mengetahui IMT Mahasiswa. Aktivitas fisik diukur dengan mengingat kembali kegiatan yang mahasiswa lakukan setiap harinya. Hasil: kelompok yang selalu melakukan aktivitas fisik berjumlah 24 responden memiliki indeks massa tubuh tergolong normal, sedangkan kelompok yang tidak pernah melakukan aktivitas fisik berjumlah 57 responden memiliki indeks massa tubuh dengan rincian (3 responden dengan IMT kurang, 11 responden dengan IMT normal, 30 responden dengan IMT berlebih dan 13 responden dengan IMT Obesitas), serta kelompok yang terkadang melakukan aktivitas fisik berjumlah 43 responden memiliki indeks massa tubuh tergolong normal. Kesimpulan: terdapat hubungan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh pada mahasiswa FK-UWKS angkatan 2016 dan 2017. Kata kunci: Indeks massa tubuh, kebiasaan aktivitas fisik

Item Type: Other
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Sulimin BP3
Date Deposited: 23 Sep 2022 06:05
Last Modified: 23 Sep 2022 06:05
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/12340

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year