SEPTIARANI, SELLA ANGELITA (2026) PEMANFAATAN LIMBAH SERPIHAN BUBUT SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH DAN KUAT LENTUR BETON. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK_TA_SELLA_ANGELITA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (904kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV SELLA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (208kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (427kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
TUGAS AKHIR_SELLA.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (17MB) | Request a copy |
|
|
Text
TUGAS AKHIR_SELLA.pdf-FULL.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
SELLA ANGELITA S_22110023_TEKNIK SIPIL_ARTIKEL JURNAL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat limbah bubut logam besi terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur beton. Variasi campuran yang digunakan adalah 0% dan 1,35% serat dengan panjang 2 cm serta 4 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, Pengujian kuat tarik belah dan kuat lentur dilakukan pada umur 28 hari. Metode perancangan campuran beton menggunakan metode DoE (Department of Environment), yaitu metode desain campuran untuk menentukan proporsi bahan penyusun beton terdiri dari semen, air, agregat halus, dan agregat kasar, agar diperoleh mutu beton sesuai yang direncanakan. Benda uji berbentuk silinder yang digunakan dengan ukuran tinggi 300 mm dan diameter 150 mm untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dan benda uji beton berbentuk balok digunakan panjang 600 mm, lebar 150 mm, dan tinggi 150 mm untuk pengujian kuat lentur yang dibuat sesuai standar SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat bubut memberikan peningkatan pada sifat mekanik beton, terutama pada kuat lentur. Beton tanpa serat limbah bubut besi (0%) memiliki kuat tekan 30,26 MPa, kuat tarik belah 7,36 MPa, dan kuat lentur 2,85 MPa. Beton dengan serat 1,35% panjang 2 cm menunjukkan kuat tekan 30,77 MPa, kuat tarik belah 5,99 MPa dan kuat lentur 8,61 MPa, sedangkan beton dengan serat 1,35% panjang 4 cm menghasilkan kuat tekan 32,25 MPa, kuat tarik belah 6,18 MPa dan kuat lentur 8,30 MPa. Hasil uji tersebut menunjukkan bahwa beton dengan tambahan serat limbah bubut besi meningkatkan kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa campuran optimal serat limbah bubut besi untuk kuat tekan adalah serat 1,35% panjang 4 cm, sedangkan campuran optimal untuk kuat lentur adalah beton dengan serat 1,35% panjang 2 cm. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah bubut logam besi dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan ramah lingkungan yang mampu meningkatkan performa beton, khususnya pada aspek ketahanan terhadap beban lentur.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beton serat, limbah bubut, kuat tekan, metode DoE, kuat lentur, material ramah lingkungan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Civil Engineering Study Program |
| Depositing User: | SELLA ANGELITA SEPTIARANI |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 08:09 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 08:14 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

