STUDI KASUS ENDOMETRITIS PADA SAPI Friesian Holstein ( FH ) DI KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR

Kurniawan, Nanang Dwi (2026) STUDI KASUS ENDOMETRITIS PADA SAPI Friesian Holstein ( FH ) DI KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (946kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (194kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (447kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (638kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf

Download (125kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan studi kasus endometritis pada sapi Friesian Holstein di Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan peternak, observasi lapangan, penanganan langsung pada ternak yang terindikasi, serta pengumpulan data sekunder dari catatan reproduksi. Penelitian melibatkan 26 ekor sapi Friesian Holstein milik peternak rakyat. Alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah plastik sheath, termometer, spuit suntik, dan sarung tangan (glove). Bahan yang digunakan meliputi spuit 20 ml, megavit B-complex, iodin povidon, dan aquades/cairan infus. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati kondisi umum ternak, mengukur suhu tubuh, serta mengidentifikasi adanya cairan abnormal dari vulva. Sapi yang terdiagnosis endometritis kemudian diberikan penanganan langsung berupa flusing uterus menggunakan larutan iodin povidaon yang telah diencerkan dengan NaCl, serta pemberian megavit B-complex sebagai terapi suportif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 ekor sapi yang diperiksa, sebanyak 2 ekor terdiagnosis endometritis dengan persentase kejadian sebesar 7,7%. Setelah dilakukan penanganan, kondisi klinis ternak menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya cairan abnormal serta meningkatnya nafsu makan. Penanganan melalui flusing uterus yang disertai terapi suportif dalam membantu memperbaiki kondisi kesehatan reproduski sapi friesian Holstein yang mengalami endometritis.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Endometritis, sapi Friesian Holstein.
Subjects: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 80 NANANG DWI KURNIAWAN UWKS
Date Deposited: 17 Sep 2026 08:55
Last Modified: 17 Sep 2026 08:55
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23692

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year