Afifah, Nita Sri (2026) Analisis Nilai Produk Kukis Berbasis Pleasurable Design Menggunakan Product Value Analysis dan Value For Money. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (735kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (866kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (897kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (744kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (703kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Journal Reka Agroindustri IEEE nita.pdf Restricted to Repository staff only Download (936kB) | Request a copy |
Abstract
Kukis merupakan salah satu produk pangan yang banyak digemari masyarakat karena memiliki tekstur renyah, variasi rasa yang beragam, serta praktis dikonsumsi sebagai camilan. Seiring berkembangnya industri pangan, konsumen tidak hanya mempertimbangkan aspek rasa dan harga, tetapi juga manfaat, kenyamanan, dan pengalaman yang diperoleh saat mengonsumsi produk. Oleh karena itu, pengembangan produk kukis perlu mempertimbangkan preferensi konsumen sekaligus nilai manfaat yang diberikan oleh produk. Pendekatan Pleasurable Design digunakan karena mampu menciptakan pengalaman positif melalui aspek functionality, usability, dan pleasure yang dirasakan konsumen. Selain itu, diperlukan Product Value Analysis (PVA) untuk mengetahui apakah manfaat (utilitas) yang diterima konsumen sebanding dengan harga yang dikeluarkan. Selanjutnya, prototipe yang dihasilkan dievaluasi menggunakan pendekatan Value for Money (VfM) berdasarkan dimensi economy, efficiency, effectiveness, dan equity guna menilai kelayakan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai produk (Product Value) dari konfigurasi kukis yang dihasilkan, mengevaluasi mutu dasar prototipe kukis, serta menilai kelayakan produk berdasarkan pendekatan Value for Money (VfM). Penelitian ini merupakan studi lanjutan yang menggunakan 16 konfigurasi produk kukis hasil penelitian terdahulu yang diperoleh melalui metode analisis konjoin berbasis Pleasurable Design. Nilai utilitas hasil penelitian sebelumnya digunakan sebagai dasar dalam perhitungan Product Value Analysis (PVA), kemudian dipilih tiga konfigurasi dengan nilai produk tertinggi untuk dibuat menjadi prototipe dan dilakukan pengujian mutu serta evaluasi menggunakan pendekatan Value for Money. Hasil analisis Product Value Analysis (PVA), menunjukkan adanya perbedaan nilai produk pada setiap konfigurasi kukis yang dipengaruhi oleh kombinasi nilai utilitas dan harga jual produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa stimulus 14 memiliki nilai produk tertinggi sebesar 4,67. Stimulus 14 memiliki konfigurasi produk berupa rasa cokelat, tingkat kemanisan manis, tekstur crispy, bentuk lingkaran, ukuran 4 cm, kemasan toples kaca sederhana, topping chocochip, serta kandungan tinggi protein. Selanjutnya, stimulus 1 memiliki nilai sebesar 3,78 dengan konfigurasi berupa rasa cokelat, manis, tekstur crispy, bentuk lingkaran, ukuran 4 cm, kemasan toples plastik sederhana, topping almond, serta karakteristik bebas gluten. Sementara itu, stimulus 11 memiliki nilai produk sebesar 2,87 dengan konfigurasi berupa rasa vanila, tingkat kemanisan netral, tekstur crispy, bentuk lingkaran, ukuran 3 cm kemasan toples kaca sederhana, topping almond, serta kandungan tinggi protein. Ketiga konfigurasi tersebut memberikan keseimbangan yang lebih baik antara manfaat yang diterima konsumen dan harga jual produk dibandingkan dengan konfigurasi lainnya. Berdasarkan hasil PVA, tiga konfigurasi dengan nilai produk tertinggi diwujudkan menjadi prototipe untuk dilakukan pengujian mutu dasar. Hasil pengujian mutu menunjukkan bahwa seluruh prototipe kukis belum memenuhi persyaratan kadar air sesuai SNI 2973:2022 karena memiliki kadar air di atas batas maksimum yang ditetapkan. Pada parameter kadar abu tidak larut dalam asam, seluruh stimuli memenuhi persyaratan mutu. Pada parameter kadar protein, stimulus 14 dan stimulus 11 telah memenuhi standar minimum SNI, sedangkan stimulus 1 belum memenuhi persyaratan. Oleh karena itu, prototipe yang dikembangkan masih memerlukan perbaikan formulasi maupun proses produksi agar dapat memenuhi seluruh persyaratan mutu SNI secara optimal. Hasil analisis Value for Money (VfM) yang meliputi dimensi economy, efficiency, effectiveness, dan equity, menunjukkan setiap prototipe memiliki keunggulan pada dimensi yang berbeda. Stimulus 1 memiliki nilai economy terbaik karena biaya produksi per unit paling rendah. Pada dimensi efficiency stimulus 14 memiliki tingkat efisiensi tertinggi, dan stimuli 1 dan 11 memiliki nilai effectiveness tertinggi karena memenuhi lebih banyak parameter mutu SNI 2973:2022, sedangkan stimulus 14 menunjukkan nilai equity tertinggi berdasarkan tingkat penerimaan dan minat beli konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap prototipe memiliki kelebihan dan keterbatasan sehingga dapat dipertimbangkan sesuai tujuan pengembangan produk yang diinginkan
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kukis, Pleasurable Design, Product Value Analysis, Value for Money |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Agro-industrial Technology Study Program |
| Depositing User: | 2223 Nita Sri Afifah UWKS |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:33 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:33 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

