Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Perdagangan Orang Sebagai Sarana Eksploitasi Seksual

Arahmah, Ofi Nolalistya Dwi (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Perdagangan Orang Sebagai Sarana Eksploitasi Seksual. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
Abstrak Ofi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (629kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (413kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf

Download (245kB)
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (302kB) | Request a copy

Abstract

Perdagangan orang, khususnya yang menjadi sarana eksploitasi seksual terhadap anak, merupakan ancaman besar bagi masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan. Tindakan ini melibatkan unsur paksaan, penipuan, dan manipulasi yang merendahkan harga diri korban serta menyebabkan penderitaan fisik, mental, dan sosial yang mendalam. Perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari orang tua, keluarga, masyarakat, hingga pemerintah pusat dan daerah, bahkan negara secara keseluruhan. Tujuannya adalah supaya anak dapat hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik, serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi. Penegakan hukum berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan Undang- Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual harus dilakukan secara menyeluruh, adil, dan tanpa membedakan siapa pun. Selain memberi sanksi kepada pelaku, upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemulihan korban juga penting agar mereka bisa kembali menjalani hidup dengan bermartabat dan penuh harapan. Penelitian yuridis normatif ini memakai pendekatan statute approach untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap anak korban perdagangan orang serta tanggung jawab pidana orang tua yang lalai dalam mengawasi anaknya. Kesadaran dan kerja sama dari semua pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak, sekaligus menegaskan komitmen negara melindungi hak dan kesejahteraan anak sebagai aset berharga bangsa.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Perdagangan Orang, Perlindungan Anak, Pertanggung jawaban, Kelalaian Orang Tua, Kekerasan Seksual
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Ofi Nolalistya Dwi Arahmah
Date Deposited: 06 Oct 2026 05:33
Last Modified: 06 Oct 2026 05:33
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23539

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year