Pranata, Fandi (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PENANGKARAN BENIH TEBU BERSERTIFIKAT DI KABUPATEN KEDIRI. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK FANDI-1-16.pdf Download (501kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (77kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (166kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) |
|
|
Text
CEK PLAGIASI I.pdf Restricted to Repository staff only Download (31kB) |
|
|
Text
CEK PLAGIASI 2.pdf Download (13MB) |
|
|
Text
Jurnal_Fandi_Pranata_24220023.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
Abstract
Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas perkebunan strategis sebagai bahan baku utama industri gula nasional sehingga ketersediaan benih bermutu menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan produktivitas. Penangkaran benih tebu bersertifikat berperan dalam menyediakan benih berkualitas, namun keberhasilan usahanya dipengaruhi oleh pengelolaan faktor-faktor produksi secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik usaha penangkaran benih tebu bersertifikat di Kabupaten Kediri, menganalisis pendapatan usahatani, serta mengkaji pengaruh biaya sewa lahan, biaya benih, biaya pupuk dan pestisida, biaya tenaga kerja, biaya sertifikasi, dan produktivitas benih terhadap pendapatan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 40 penangkar benih yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan usahatani, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas penangkar berusia produktif (41–50 tahun), berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA, memiliki pengalaman usaha selama 3–4 tahun, serta menjalankan penangkaran benih sebagai usaha sampingan. Rata-rata penerimaan usaha mencapai Rp163.574.250 per musim tanam dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp48.894.250, sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan sebesar Rp114.680.000. Nilai R/C Ratio sebesar 3,35 menunjukkan bahwa usaha penangkaran benih tebu bersertifikat layak untuk terus dikembangkan karena mampu memberikan keuntungan. Pengujian regresi menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh nyata terhadap pendapatan usaha (F = 17,140; p < 0,05), sedangkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi pendapatan mencapai 75,7% (R² = 0,757). Secara parsial, hanya biaya sewa lahan yang berpengaruh negatif signifikan dan produktivitas benih yang berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan. Sebaliknya, biaya benih, biaya pupuk dan pestisida, biaya tenaga kerja, serta biaya sertifikasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan usaha penangkaran benih tebu bersertifikat.biaya tenaga kerja, dan biaya sertifikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pendapatan usahatani, penangkaran benih tebu, regresi linear berganda, produktivitas benih, Kabupaten Kediri. |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Agribusiness Study Program |
| Depositing User: | Fandi Pranata |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 02:28 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 02:28 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

