Nurmaida, Nova (2026) RESPON FREKUENSI PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA GENOTYPE KACANG PANJANG (Vigna unguiculata ssp. Sesquipedalis). [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
Abstrak (3)-1-15.pdf Download (577kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (250kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (603kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (661kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) | Request a copy |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (955kB) | Request a copy |
|
|
Text
Turnitin.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
Jurnal_Penelitian_kacang_panjang_NOVA.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) | Request a copy |
|
|
Text
Laporan_NEW_SKRIPSI_SC-1B44AF6F3AEF_file_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
Abstract
Kacang panjang (Vigna unguiculata ssp. sesquipedalis) merupakan tanaman polong kaya nutrisi seperti protein nabati, karbohidrat, vitamin, serta mineral penting (kalsium, fosfor, dan zat besi), namun produksinya secara nasional mengalami tren penurunan signifikan sebesar 19,36% selama periode 2021–2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi antara tiga genotipe kacang panjang dan frekuensi pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman guna memberikan rekomendasi teknik budidaya yang efektif dalam meningkatkan produktivitas. Metode penelitian menggunakan eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola petak terpisah (split-plot design) tiga ulangan. Petak utama terdiri atas tiga tingkat pemangkasan pucuk (tanpa pemangkasan, pemangkasan 15 HST, dan pemangkasan 25 HST), sedangkan anak petak diisi oleh tiga genotipe kacang panjang, yaitu V1 (Kanton Tavi), V2 (Bravo), dan V3 (Guarda). Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kombinasi genotipe Kanton Tavi dengan pemangkasan dini pada umur 15 HST memberikan hasil terbaik terhadap parameter pertumbuhan dan produktivitas tanaman, serta menghasilkan kuantitas panen yang nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Tindakan pemangkasan dini (15 HST) terbukti efektif mendongkrak produktivitas dengan cara mematahkan dominansi apikal dan mengalihkan energi tanaman menuju pertumbuhan lateral, yang berkontribusi langsung pada peningkatan jumlah cabang produktif, diameter batang, serta hasil panen total. Studi ini merekomendasikan penggunaan genotipe Kanton Tavi yang dikombinasikan dengan teknik pemangkasan pucuk pada 15 HST sebagai strategi budidaya optimal untuk mendukung peningkatan hasil kacang panjang di tingkat nasional serta mewujudkan sistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Genotipe, kacang panjang, pemangkasan pucuk, pertumbuhan, produktivitas tanaman
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Genotipe, kacang panjang, pemangkasan pucuk, pertumbuhan, produktivitas tanaman |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Agrotechnology Study Program |
| Depositing User: | Nova Nurmaida |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 09:05 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 09:05 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

