ANALISIS JALUR TERHADAP KOMPONEN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L Merill.)

Wahyu, Satrio (2026) ANALISIS JALUR TERHADAP KOMPONEN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L Merill.). [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (461kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB) | Request a copy
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (212kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (81kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (135kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI-1.pdf

Download (56kB)
[img] Text
LAPORAN CEK PLAGIASI-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL SATRIO WAHYU.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB) | Request a copy

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merrill) merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia yang produksi dalam negerinya masih jauh di bawah kebutuhan nasional. Peningkatan produktivitas kedelai memerlukan pemahaman mendalam mengenai hubungan kausal antara komponen pertumbuhan dan komponen hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung komponen pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buku subur, dan jumlah cabang utama) terhadap komponen hasil (jumlah bunga, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, dan bobot 1000 butir), serta mengidentifikasi komponen yang memberikan kontribusi paling dominan terhadap hasil biji kedelai pada lima genotipe koleksi Balitkabi (Derap-1, Detap-1, Dega-1, Deja-1, dan Dering-3). Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sidoarjo, pada bulan Februari–Mei 2026, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 genotipe dan 3 blok ulangan (15 petak percobaan). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan analisis jalur (path analysis) dengan prosedur trimming model. Hasil analisis regresi terhadap jumlah polong isi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,339, dengan berat basah tanaman sebagai variabel yang memberikan pengaruh langsung terbesar dan signifikan (Beta = 0,600; Sig. = 0,000), sedangkan variabel pertumbuhan lainnya (tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga) belum menunjukkan pengaruh langsung yang nyata secara parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa akumulasi biomassa segar (berat basah) tanaman berperan lebih penting dibandingkan karakter morfologi awal dalam menentukan hasil biji kedelai, dan menjadi dasar bagi prosedur trimming pada tahap analisis jalur berikutnya.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: analisis jalur, kedelai, komponen hasil, komponen pertumbuhan, trimming model
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Agrotechnology Study Program
Depositing User: 2221 Satrio Wahyu Agung Pambudi UWKS
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:05
Last Modified: 21 Jul 2026 04:05
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22952

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year