WIRAATMAJA, RAFI KUSUMA (2026) IMPLEMENTASI ASESMEN TERPADU DALAM PENENTUAN REHABILITASI TERHADAP PENYALAHGUNA DAN PECANDU NARKOTIKA (STUDI DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA SURABAYA). [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
1_Halaman_Judul_sampai_Daftar_Isi-digabungkan.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
2_BAB_I.pdf Restricted to Repository staff only Download (320kB) | Request a copy |
|
|
Text
3_BAB_II.pdf Restricted to Repository staff only Download (449kB) | Request a copy |
|
|
Text
4_BAB_III.pdf Restricted to Repository staff only Download (177kB) | Request a copy |
|
|
Text
5_BAB_IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (13kB) | Request a copy |
|
|
Text
rafi.pdf Download (849kB) |
|
|
Text
turnitin.pdf Restricted to Repository staff only Download (103kB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel Jurnal - Implementasi Asesmen Terpadu BNNK Surabaya (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (220kB) | Request a copy |
|
|
Text
6_Daftar_Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (130kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan mekanisme asesmen terpadu dalam penanganan tindak pidana narkotika di Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya, serta mengkaji peran strategis hasil asesmen tersebut dalam menentukan kebijakan penanganan terhadap tersangka maupun terdakwa. Latar belakang penelitian ini didasari pada Tingginya kasus penyalahgunaan narkotika yang menuntut adanya penanganan terhadap tindak pidana narkotika yang tidak hanya berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan melalui rehabilitasi bagi pengguna dan pecandu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara sistematis proses pelaksanaan asesmen terpaduserta implikasinya dalam penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan asesmen terpadu di BNNK Surabaya dilakukan dengan melalui beberapa tahapan yaitu asesmen medis, asesmen hukum, case conference, penerbitan rekomendasi, hingga tindak lanjut asesmen. Asesmen medis berfokus pada kondisi ketergantungan tersangka menggunakan instrumen klinis, sedangkan asesmen hukum menilai peran dan keterlibatan tersangka dalam tindak pidana narkotika. Kedua hasil asesmen tersebut dipadukan dalam forum case conference untuk menghasilkan rekomendai yang komprehensif dan objektid. Rekomendasi ini menjadi dasar bagi penyidik, penuntut umum dan hakim dalam menentukan apakah tersangka diarahkan ke rehabilitasi atau diproses melalui jalur pidana. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa asesmen terpadu memiliki peran penting dalam mewujudkann pendekatan yang lebih proporsional khsusnya dalam membedakan anatara penyalahguna, pecandu, dan pelaku peredaran gelap. Namun efektivitas pelaksanaannya masih memerlukan peningkatan, terutama dalam aspek koordinasi antarinstansi dan konsistensi penerepan rekomendasi.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | asesmen terpadu, tindak pidana narkotika, rehabilitasi, BNNK Surabaya, Penegakan Hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law |
| Depositing User: | 2430 RAFI KUSUMA WIRAATMAJA UWKS |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 08:55 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 08:55 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22948 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

