Ika Nabilla, Indriany (2026) TANGGUNG JAWAB PENGEMBANG YANG DINYATAKAN PAILIT TERHADAP KONSUMEN PADA BANGUNAN PERUMAHAN TERBENGKALAI. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
COVER - ABSTRAK.pdf Download (550kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (115kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (219kB) | Request a copy |
|
|
Text
JURNAL PERSPEKTIF - BENTUK TANGGUNG JAWAB PENGEMBANG PERUMAHAN TERHADAP KERUGIAN KONSUMEN PADA BANGUNAN PERUMAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (430kB) | Request a copy |
|
|
Text
TURNITIN PRESENTASE.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
TURNITIN FULL IKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (955kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang tanggung jawab pengembang yang dinyatakan pailit terhadap konsumen pada proyek perumahan terbengkalai. Latar belakang masalah ini berfokus pada tingginya kasus proyek perumahan yang terhambat dan bahkan terbengkalai akibat pengembang yang menghadapi kepailitan. Konsumen yang telah melakukan pembayaran terhadap unit rumah yang tidak selesai menjadi pihak yang paling dirugikan. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk tanggung jawab hukum pengembang terhadap konsumen dan mekanisme penyelesaian sengketa yang terjadi dalam kasus perumahan terbengkalai akibat pengembang pailit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pengembang yang dinyatakan pailit, serta mencari alternatif penyelesaian sengketa yang dapat diterapkan dalam konteks ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif dengan menggunakan peraturan perundangundangan yang berlaku sebagai landasan teori dan analisis. Data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup undang-undang perlindungan konsumen, peraturan tentang perumahan, dan hukum kepailitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembang perumahan yang dinyatakan pailit memiliki tanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepada konsumen, baik secara materiil maupun immateriil, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui jalur litigasi maupun non-litigasi, dengan alternatif penyelesaian sengketa seperti mediasi atau arbitrase melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang dapat mempercepat penyelesaian masalah ini. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi sistem hukum yang lebih melindungi konsumen perlu dilakukan, terutama dalam hal pengaturan prioritas klaim konsumen dalam proses kepailitan.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Developer responsibility, bankruptcy, abandoned housing, consumer protection, dispute resolution, bankruptcy law. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Law Sciences Study Program |
| Depositing User: | Ika Nabilla Indriany |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 05:35 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 05:35 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22509 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

