Wibowo, Devyna Caesa Septia (2026) Perbedaan Pemberian Anestesi Antara Zolazepam Tiletamine Dan Kombinasi Zolazepam Tiletamine-Xylazine Terhadap Tekanan Darah Dan Frekuensi Jantung Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
Abstrak.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (273kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (439kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (340kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) | Request a copy |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
|
|
Text
Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) | Request a copy |
|
|
Text
Plagiasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Plagiasi DEVYNA-2-3.pdf Download (99kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan pengaruh pemberian anestesi antara Zolazepam-Tiletamine (ZT) dan kombinasi Zolazepam-Tiletamine-Xylazine (ZTX) terhadap parameter hemodinamik, yaitu tekanan darah dan frekuensi jantung, pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan metode Experimental Laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang melibatkan 18 ekor tikus jantan galur Wistar, dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan: P1 (kontrol, Aquades), P2 (ZT dosis 20 mg/kg BB), dan P3 (ZTX dengan ZT 20 mg/kg BB dan Xylazine 10 mg/kg BB), yang semuanya diinjeksikan secara intraperitoneal. Data tekanan darah (sistol, diastol, MAP) dan frekuensi jantung diamati pada fase awal, anestesi, dan akhir, kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (P < 0,05) pada semua parameter hemodinamik yang diuji antara kelompok ZT dan ZTX, terutama pada fase anestesi dan akhir pemulihan. Pemberian ZTX menghasilkan penurunan tekanan darah (MAP rata-rata 77,8 ± 35,4 mmHg pada fase akhir) dan frekuensi jantung (rata-rata 57,1 ± 12,9 bpm pada fase anestesi) yang jauh lebih nyata dan drastis dibandingkan dengan ZT saja. Penurunan ini disebabkan oleh efek depresan kardiovaskular kuat dari Xylazine, yang mendominasi efek stimulasi dari Tiletamine. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi ZTX memberikan depresi kardiovaskular yang lebih dalam dan perlu diwaspadai, namun efektif untuk menjaga kontrol anestesi yang lebih lama.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Zolazepam-Tiletamine, Xylazine, Tekanan Darah, Frekuensi Jantung, Rattus norvegicus. |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine |
| Depositing User: | Devyna Caesa Septia Wibowo |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:55 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:55 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

