HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KELUARGA DENGAN REGULASI TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI LANJUT USIA DI PUSKESMAS KWANYAR

SP, Naufal Syafawi (2026) HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KELUARGA DENGAN REGULASI TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI LANJUT USIA DI PUSKESMAS KWANYAR. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK,.pdf

Download (733kB)
[img] Text
BAB. I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[img] Text
BAB. II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)
[img] Text
BAB. III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[img] Text
BAB. IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (298kB)
[img] Text
BAB. V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (272kB)
[img] Text
BAB. VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[img] Text
BAB. VII.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (187kB)
[img] Text
cek plagiasi full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (826kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (379kB)
[img] Text
cek persentase..pdf

Download (147kB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

Syafawi SP, Naufal. 2025. Hubungan Antara Fungsi Keluarga dengan Regulasi Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Lanjut Usia Di Puskesmas Kwanyar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing: Suhartati; Roethmia Yaniari Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang berisiko menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Selain pengobatan farmakologis, dukungan keluarga berperan penting dalam pengelolaan hipertensi melalui peningkatan kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, dan pengurangan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara fungsi keluarga dengan regulasi tekanan darah pada pasien lanjut usia dengan hipertensi di Puskesmas Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan total 80 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Fungsi keluarga diukur menggunakan instrumen Family APGAR yang mencakup lima dimensi: adaptasi, kemitraan, pertumbuhan, afeksi, dan resolusi. Status regulasi tekanan darah diklasifikasikan sebagai terkontrol atau tidak terkontrol berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah oleh tenaga kesehatan. Hasil: Analisis statistik menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan regulasi tekanan darah (p =0,000). Sebagian besar responden dengan fungsi keluarga fungsional memiliki tekanan darah terkontrol, sedangkan mayoritas responden dengan disfungsi keluarga mengalami tekanan darah tidak terkontrol. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga memegang peran kunci dalam mendukung keberhasilan manajemen hipertensi pada lansia. Oleh karena itu, pendekatan berbasis keluarga perlu menjadi bagian integral dari strategi intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan kesehatan primer untuk populasi lansia. Kata-kata kunci: fungsi keluarga, tekanan darah, lansia

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: fungsi keluarga, tekanan darah, lansia
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Supriyo .
Date Deposited: 05 Jan 2026 10:30
Last Modified: 05 Jan 2026 10:30
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/21850

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year