Bintang, Niken Rosiana Komala (2025) Isolasi Bakteri Nitrifikasi dari Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuciphagus) dengan Media Spesifik yang Dimodifikasi. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
![]() |
Text
ABSTRAK .pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (17kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (453kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (260kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (343kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (6kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) | Request a copy |
![]() |
Text
LAMPIRAN-2.pdf Restricted to Repository staff only Download (631kB) | Request a copy |
![]() |
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf Download (83kB) |
![]() |
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (753kB) | Request a copy |
![]() |
Text
ARTIKEL.pdf Restricted to Repository staff only Download (476kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan bakteri nitrifikasi yang diisolasi dengan menggunakan media spesifik yang dimodifikasi. Sebanyak 4 sarang burung walet yang di ambil dari 4 rumah burung walet dari wilayah berbeda di Kalimantan, yaitu Palangkaraya, Buntok, Kota Besi dan Jabiren. Keempat sampel dikirimkan melalui jalur udara dengan icebox demi menjaga kesegaran dalam waktu kurang dari 12 jam. Seluruh sampel dilakukan enrichment pertama selama 7 hari dengan pH optimal 6-7 dalam inkubator dengan suhu 29oC kemudian diperbarui melalui enrichment kedua selama 7 hari dengan pH optimal 6-7 dan dalam inkubator dengan suhu 29oC. Selanjutnya dilakukan isolasi dengan metode pour plate atau metode tuang dengan mengambil 1 mL suspensi dari enrichment tahap 2 yang di dilusi hingga 10-7 lalu ditambahkan media padat lalu ditunggu hingga mengeras dan dimasukkan dalam inkubator dengan suhu 29oC selama 7 hari. Dilakukan pengamatan morfologi koloninya setiap hari selama 7 hari lalu dihitung jumlah koloni yang tumbuh pada media nitrifikasi selanjutnya di gunakan penghitungan dengan rumus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya koloni bakteri dengan morfologi yang sama dengan Nitrosomonas sp. dan Nitrosococcus sp. serta rata-rata koloni bakteri yang tumbuh paling banyak yaitu sarang burung walet yang berasal dari Palangka Raya dengan rata-rata 4,0 x 108 CFU/g selanjutnya berasal dari Buntok dengan rata-rata 1,5 x 108 CFU/g. Berikutnya sarang burung walet yang berasal dari Kota Besi dengan rata-rata 5,0 x 107 CFU/g dan yang terakhir yaitu sarang burung walet yang berasal dari Jabiren dengan rata-rata 2,1 x 107 CFU/g.
Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Bakteri nitrifikasi, sarang burung walet, Kalimantan, media nitrifikasi, total koloni. |
Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics Q Science > QR Microbiology |
Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine |
Depositing User: | 80 RBC FKH uwks |
Date Deposited: | 20 Aug 2025 04:06 |
Last Modified: | 20 Aug 2025 04:06 |
URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/20721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year