Uji kandungan polifenol, vitamin C dan organoleptik pada belsasikuntas (belimbing wuluh, salam, sirih, kunyit, beluntas) sebagai produk minuman kesehatan

Khasanah, Muallimatul (2018) Uji kandungan polifenol, vitamin C dan organoleptik pada belsasikuntas (belimbing wuluh, salam, sirih, kunyit, beluntas) sebagai produk minuman kesehatan. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
14640001 Muallimatul Khasanah.pdf

Download (566kB)
Official URL: https://www.uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Khasanah, Muallimatul. 2018. “Uji Kandungan Polifenol, Vitamin C Dan Organoleptik Pada Belsasikuntas (Belimbing Wuluh, Salam, Sirih, Kunyit, Beluntas) Sebagai Produk Minuman Kesehatan”. Skripsi ini dibawah bimbingan Dr. Ir. Sukian Wilujeng, MM sebagai dosen pembimbing I dan Dra. Marmi, M.Si sebagai dosen pembimbing II. Pendidikan Biologi. Fakultas Bahasa Dan Sains. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Minuman Belsasikuntas merupakan minuman yang berasal dari campuran buah belimbing wuluh, daun salam, daun sirih, kunyit dan daun beluntas. Pada minuman belsasikuntas dilakukan uji kandungan polifenol dan vitamin C. Untuk mengetahui kandungan polifenol menggunakan metode folin ciocalteu sedangan untuk mengetahui kandungan vitamin C menggunakan metode titrasi iodimetri. Serta pengujian organoleptik yang meliputi warna, aroma, dan rasa untuk mengetahui kualitas dari minuman belsasikuntas Dalam penelitian minuman belsasikuntas dilakukan uji polifenol dan vitamin C tanpa pengenceran dan dengan pengenceran dengan 4 konsentrasi dan 5 kali pengulangan. Dari analisis data pada minuman belsasikuntas tanpa pengenceran diperoleh kandungan polifenol paling tinggi yaitu pada konsentrasi 5 mL sebanyak 81,43 mg/100 mL. Pada konsentrasi 15 mL diperoleh kandungan polifenol paling rendah yaitu 80,88 mg/100 mL. Sedangkan kandungan vitamin C paling tinggi pada konsentrasi 15 mL sebanyak 48,01 mg/100 mL. Pada konsentrasi 5 mL diperoleh kandungan vitamin C paling rendah yaitu 47,89 mg/100 mL. Namun dari analisis data pada minuman belsasikuntas dengan pengenceran diperoleh kandungan polifenol paling tinggi yaitu pada konsentrasi 20 mL sebanyak 81,36 mg/100 mL. Pada konsentrasi 5 mL diperoleh kandungan polifenol paling rendah yaitu 27,54 mg/100 mL. Sedangkan kandungan vitamin C paling tinggi pada konsentrasi 20 mL sebanyak 47,93 mg/100 mL. Pada konsentrasi 5 mL diperoleh kandungan vitamin C paling rendah yaitu 11,10 mg/100 mL. Semakin banyak penambahan airnya maka kandungan polifenol dan vitamin C nya berkurang. Sedangkan untuk hasil keseluruhan uji organoleptik yang diminati masyarakat yaitu sebesar 165%. Dengan masing-masing nilai indikator warna 80%, rasa 55%, dan aroma 30%. Kata kunci : Polifenol, Vitamin C, Belsasikuntas, Minuman Kesehatan

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Polifenol, Vitamin C, Belsasikuntas, Minuman Kesehatan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Language and Science > Biology Education Study Program
Depositing User: Aliadi Hadipoetro
Date Deposited: 14 Sep 2018 07:44
Last Modified: 14 Sep 2018 07:44
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2038

Actions (login required)

View Item View Item