Efektifitas krim ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) terhadap Sarcoptes scabiei pada tikus putih (Rattus norvegicus)

Setiawan, Riesal (2019) Efektifitas krim ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) terhadap Sarcoptes scabiei pada tikus putih (Rattus norvegicus). Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
UPLOUD SKRIPSI RIESAL SETIAWAN.pdf

Download (486kB)
Official URL: https://www.uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas krim ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) terhadap Sarcoptes scabie pada tikus putih (Rattus norvegicus). Hewan percobaan yang digunakan adalah tikus putih sejumlah 24 ekor. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan perlakuan. Perlakuan tersebut adalah P0 (Krim W/O), P1 (Krim 12% ekstrak daun sambiloto), P2 (Krim 16% ekstrak daun sambiloto), P3 (Krim 20% ekstrak daun sambiloto). Pemberian perlakuan dilakukan mulai setelah 7 hari diinfestasikan Sarcoptes scabiei. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan kesembuhan setelah pemberian krim ekstrak daun sambiloto pada tikus putih antara P0, P1, P2, P3 menghasilkan rata-rata hasil skoring antara 4.8333–1.6667 yang secara statistik terlihat perbedaan yang signifikan (P<0,05). Dengan demikian P3 merupakan krim yang paling efektif dengan konsentrasi 20%. Kata kunci : Sarcoptes scabiei, Ekstrak daun Sambiloto, Krim, Tikus Putih. ABSTRACT The purposed of this study was to determined the effectiveness of sambiloto (Andrographis paniculata Nees) leaf extract cream on Sarcoptes scabiei in rats (Rattus norvegicus). The experimental animals were 24 rats. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 6 replications of treatment. These treatments were P0 (Cream W/O), P1 (12% cream sambiloto leaf extract), P2 (16% cream sambiloto leaf extract), P3 (20% cream sambiloto leaf extract). The treatment was carried out after 7 days of infestation of Sarcoptes scabiei. The results showed recovery after administration of bitter leaf extract cream in rats between P0, P1, P2, P3 produced an average score between 4.8333 - 1.6667 which was a statistically significant difference. significant (P <0.05). Thus P3 is the most effective cream with a concentration of 20%. Keywords: Sarcoptes scabiei, Sambiloto leaf extract, Cream, Rats.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Sarcoptes scabiei, Ekstrak daun Sambiloto, Krim, Tikus Putih. Keywords: Sarcoptes scabiei, Sambiloto leaf extract, Cream, Rats.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: Riesal Setiawan
Date Deposited: 09 Aug 2019 08:31
Last Modified: 09 Aug 2019 08:31
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/4106

Actions (login required)

View Item View Item