Pengaruh pemberian ekstrak daun sirih (Piper betle Linn) dalam sediaan pasta pada luka bakar derajat III mencit (Mus musculus)

Harawan, Ivannovich (2019) Pengaruh pemberian ekstrak daun sirih (Piper betle Linn) dalam sediaan pasta pada luka bakar derajat III mencit (Mus musculus). Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
UPLOUD SKRIPSI IVANNOVICH 15820010.pdf

Download (563kB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirih (Piper betle L) dalam sediaan pasta pada luka bakar derajat III mencit (Mus musculus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, pada penelitian ini menggunakan mencit (Mus musculus) sebanyak 25 ekor sebagai hewan coba dan dibagai secara acak menjadi 5 kelompok perlakuan : luka tidak diobati (P-), luka diobati dengan betadin (P+), luka diobati dengan pasta ekstrak daun sirih (Piper betle L) dosis 25% (P1), luka diobati dengan pasta ekstrak daun sirih (Piper betle L) dosis 35% (P2), luka diobati dengan pasta ekstrak daun sirih (Piper betle L) dosis 45% (P3). Luka bakar dibuat pada bagian punggung dengan panjang 2 cm dan kedalaman derajat III. Pengobatan dilakukan 2 kali setiap harinya selama 14 hari dan dilakukan pengamatan setiap 2 hari sekali selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan Uji One Way Anova yang dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 luka yang diobati dengan pasta ekstrak daun sirih (Piper betle L) konsentrasi 25% memberikan respon kesembuhan 100% pada hari ke-13. Pada perlakuan P1, P2 dan P3 tidak terdapat perbedaan nyata pada tingkat kesembuhan luka. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih (Piper betle L) memiliki efektifitas yang baik dalam proses kesembuhan luka. Kata Kunci : Pasta daun sirih (Piper betle L), Luka bakar derajat III, Mencit (Mus musculus), Respon kesembuhan luka. ABSTRACT This study aimed to determine the effect of giving betel leaf extract (Piper betle L) in the paste preparation on third degree burns of mice (Mus musculus). This type of research were experimental study, in this study used 25 mice (Mus musculus) as experimental animals and divided randomly into 5 treatment groups: untreated wounds (P-), wounds treated with betadine (P +), wounds treated with pasta betel leaf extract (Piper betle L) dose of 25% (P1), wound treated with betel leaf extract (Piper betle L) dose of 35% (P2), wound treated with betel leaf extract (Piper betle L) dose of 45% ( P3). Burns were made the back with a length of 2 cm and a depth of degree III. The treatment was did twice a day for 14 days and observed every 2 days for 14 days. The data obtained were analyzed by One Way Anova Test followed by Duncan Test. The results showed that the treatment of P1 wounds treated with betel leaf extract (Piper betle L) concentration of 25% gave a 100% cure response on the 13th day. In treatment P1, P2 and P3 there was no significant difference in the level of wound healing. The conclusion of this study shows that betel leaf extract (Piper betle L) has a good effectivity in the wound healing process. Keywords: Betel leaf paste (Piper betle L), Third degree burns, Mice (Mus musculus), Response to wound healing.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Pasta daun sirih (Piper betle L), Luka bakar derajat III, Mencit (Mus musculus), Respon kesembuhan luka. Keywords: Betel leaf paste (Piper betle L), Third degree burns, Mice (Mus musculus), Response to wound healing.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: Ivannovich Harapan
Date Deposited: 12 Aug 2019 04:02
Last Modified: 12 Aug 2019 04:02
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/4105

Actions (login required)

View Item View Item