Pengaruh ekstrak kulit jeruk mandarin (citrus reticulata) terhadap penurunan kadar MDA (malondialdehid) pada hati tikus jantan strain wistar (rattus norvegicus) yang dipapar dengan paracetamol

Jaya, Alviandy (2019) Pengaruh ekstrak kulit jeruk mandarin (citrus reticulata) terhadap penurunan kadar MDA (malondialdehid) pada hati tikus jantan strain wistar (rattus norvegicus) yang dipapar dengan paracetamol. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
abstrakAlviandy.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://uwk.ac.id

Abstract

Paracetamol adalah salah satu obat yang sangat sering digunakan, namun sedikit yang tau bahwa penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan radikal bebas didalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh, di antaranya adalah hepar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian ekstrak kulit buah jeruk mandarin (Citrus Reticulata) dapat menurunkan stres oksidatif pada hati tikus putih jantan strain Wistar (Rattus norvegicus) yang dipapar dengan Paracetamol. Populasi penelitian dalam percobaan ini adalah tikus putih jantan Strain Wistar (Rattus Norvegiccus). Pengambilan sampel dilakukan dengan secara metode random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 ekor tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian ekstrak kulit buah jeruk mandarin (Citrus Reticualata) terhadap penurunan kadar Malondialdehide (MDA) pada hati tikus putih jantan strain Wistar (Rattus norvegicus) yang dipapar dengan Paracetamol, terbukti dengan nilai signifikansi p-value = 0,938 yaitu > α (0.05).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Kulit Buah Jeruk Mandarin, MDA dan Paparan Paracetamol
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Alviandy Jaya
Date Deposited: 17 Jan 2019 05:56
Last Modified: 17 Jan 2019 05:56
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2995

Actions (login required)

View Item View Item