Analisa hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat nikah (Studi Putusan Register Nomor :131/Pid.B/2009/PN.Sda.)

Sulistyorini, Eni (2017) Analisa hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat nikah (Studi Putusan Register Nomor :131/Pid.B/2009/PN.Sda.). Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img]
Preview
Text
cover 8.pdf

Download (827kB) | Preview
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

Sesuai dakwaan jaksa penuntut umum Nomor : REG.PERK.PDM-24/SIDOA/02/2009, Sri Asih telah melakukan perbuatan yang melanggar pasal 263 ayat 1 KUHP atau pasal 263 ayat 2 KUHP yaitu : membuat surat palsu atau memalsu dan memakai surat palsu (Surat Nikah), untuk kepentingan diri sendiri dan keluarganya, dengan menjual tanah warisan suaminya alm. Drs. Hamid seharga Rp 182.000.000,- (seratus delapan puluh dua juta rupiah) kepada H. Agus Aminudin, dan berakibat Tri Sudarwati (yang mengaku sebagai anak angkat alm. Drs. Hamid dengan Ismi Sunarti) menderita kerugian materiil. Metode penelitian yang penulis gunakan aadalah Penelitian Hukum Normatif, dengan metode pendekatan Undang-undang, Pendekatan Konseptual, Pendekatan Kasus, Pendekatan Historis. Sumber data atau bahan hukum diperoleh dari : bahan hukum primer . Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 10/1983 (diperbaruhi peraturan pemerintah (PP) Nomor : 45/1990); Skunder : artikel, buku-buku hukum,hasil penelitian bidang hukum, pendapat para pakar hukum, internet, Tertier : kamus hukum, ensiklopedia. Prosedur pengumpulan bahan hukum : dengan system kartu kutipan dan kartu bibliografi. Pengolahan dan analisis bahan hukum : sebelum dianalisa, lebih dulu mengumpulkan data-data kemudian dianalisa secara kualitatif dan ditafsirkan secara logis dan sistematis Surat nikah Sri Asih dengan Drs. Hamid adalah tidak sah, karena tidak sesuai prosedur atau tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Instansi yang terkait dalam hal ini Kantor Urusan Agama (KUA) setempat dimana mereka tinggal (domisili) , dan menggunakan Surat Nikah (Asli tapi Palsu) untuk menjual tanah warisan suaminya Drs. Hamid seluas -/+ 1.180 meter persegi, yang terletak di desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Penerapan Hukumnya : Oleh Hakim Pengadilan Tinggi Sidoaarjo, Sri Asih dinyatakan : terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Mempergunakan Surat Palsu" dijatuhi pidana selama 3 (tiga) bulan penjara. Hal ini tidak sesuai dengan ketentuan pasal 263 ayat 2 KUHP. Keadaan palsu atau tidak benar dari suatu surat dapat membawa pengaaruh terhadap aspek kehidupan. Oleh karena itu suatu surat dalam keadaan tertentu atau dengan syarat=syarat tertentu tidak boleh mengandung sifat palsu, dan hendaknya dihindari dengan cara memberi ancamanpidana atau penjara yang telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Bagi aparat penegak hukumjuga harus konsekuen dalam menjalankan tugas dan keajibannya, sehingga perlindungan hukum terhadap kepentingan hukum dalam masyarakat dapat tercapai.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Master in Law Sciences Study Program
Depositing User: Bambang Wahyujatmiko
Date Deposited: 26 Jan 2018 02:12
Last Modified: 26 Jan 2018 02:12
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/55

Actions (login required)

View Item View Item