Fungsi identifikasi sidik jari dalam proses penyidikan perkara pidana pencurian

Violetta, Clara (2019) Fungsi identifikasi sidik jari dalam proses penyidikan perkara pidana pencurian. Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
HALAMAN DEPAN VIO.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Fungsi identifikasi sidik jari dalam membantu proses penyidikan perkara pidana pencurian”, bertujuan pertama memperoleh data sebagai bahan utama penyusunan penulisan hukum untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi dan hambatan-hambatan pengambilan sidik jari dalam penyidikan perkara pidana pencurian, kedua untuk mengetahui fungsi hasil olah sidik jari dalam proses penyidikan tindak pidana pencurian. Metode pendekatan masalah dalam penelitian ini adalah menggunakan metode pendekatan normatif empiris dapat juga disebut penelitian perpustakaan atau studi dokumen dengan meneliti bahan pustaka yang ada dan melakukan wawancara kepada narasumber yang dapat memberikan informasi untuk penelitian ini. Metode ini juga dilakukan dengan menganalisis peraturan perundang-undangan yang megatur terkait dengan identifikasi sidik jari dalam proses penyidikan tindak pidana. Hasil penelitian ini tidak bersifat valid, karena tujuannya bukan untuk membentuk teori melaikan menguji teori yang telah ada dalam situasi sebenarnya. Pelaksanaan pengambilan sidik jari dalam perkara pidana pencurian setelah Tempat Kejadian Perkara (TKP) disterilkan penyidik dalam hal ini adalah yang diberi wewenang khusus kemudian mencari media yang diduga ada sidik jari laten, apabila sudah mendapat maka pertama kali yang dilakukan adalah memberikan taburan serbuk dengan warna yang bertentangan dengan media yang terdapat sidik jari laten tersebut. Kemudian serbuknya dibersihkan diambil oleh plastik transparan. Dari hasil pengambilan sidik jari ini kemudian dibawa untuk dirumus dan jika diperlukan dibawa ke laboratorium forensik. Fungsi sidik jari dalam proses penyelidikan untuk mengungkap suatu tindak pidana pencurian adalah untuk menyederhanakan proses penyelidikan dan menemukan tersangkanya melalui langkah-langkah yang telah diatur dalam undang-undang yang utamanya adalah kasus-kasus yang belum diketahui tersangkanya. Hambatan di TKP merupakan kendala atau masalah yang terjadi selama proses pengidentifikasian di TKP khususnya dalam mencari sidik jari laten diantaranya iklim/cuaca, hewan/binatang, masyarakat, tersangka itu sendiri. Sedangkan hambatan di luar TKP merupakan hamabatan yang terjadi selama proses pengidentifikasian baik di dalam laboratorium forensik maupun ditempat lain selain di TKP seperti kesalahan petugas identifikasi, SDM yang kurang mahir dalam identifikasi sidik jari, sarana dan prasarana, serta status QUO. Kata Kunci : Pencurian, tujuan hukum acara pidana,penyidikan, sidik jari.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Pencurian, tujuan hukum acara pidana,penyidikan, sidik jari.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Master in Law Sciences Study Program
Depositing User: Violetta .
Date Deposited: 16 Oct 2019 05:58
Last Modified: 16 Oct 2019 05:58
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/5202

Actions (login required)

View Item View Item