Representasi alam dalam kumpulan puisi berjudul Bulan Tertusuk Lalang karya D. Zawawi Imron

Nugraha, Dimas Andika (2019) Representasi alam dalam kumpulan puisi berjudul Bulan Tertusuk Lalang karya D. Zawawi Imron. Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

v ABSTRAK Penelitian ini berjudul Representasi alam dalam kumpulan puisi berjudul bulan tertusuk ilalang karya Dzawawi Imron. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mempresentasikan kumpulan puisi bulan tertusuk lalang kaya D Zawawi Imron, serta bagaimana bentuk representasi alam dalam kumpulan puisi bulan tertusuk lalang karya Dzawawi Imron Penelitian ini data dikumpulkan berasal dari dokumentasi yaitu dengan riset kepustakaan (studi kepustakaan). Kepustakaan dalam penelitian ini mengacu pada dokumen yaitu kumpulan puisi Bulan Tertusuk Lalang Karya D.zawawi Imron yang mengandung diksi, dan sumber-sumber lainnya yang diperoleh dari buku, jurnal, hasil￾hasil penelitian skripsi, dan sumber-sumber lainnya yang sesuai dengan kajian stilistika (Safitri, 2017). Data diperoleh dengan beberapa cara yang terdiri dari teknik baca dan teknik catat. Metode penganalisasan data adalah kualitatif dengan identifikasi, klasifikasi, deskripsi, serta penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini adalah Pada buku kumpulan puisi “Bulan Tertusuk Ilalang” alam banyak di deskripsikan melalui representasi dari benda-benda alam itu sendiri, misalnya bulan, matahari, jurang, burung, air, laut, ombak, tanah, buih, pohon, ilalang, sawah ladang, daun gugur, telaga timur, cuaca berloncatan, dll. Hal ini karena D Zawawi Imron memiliki kedekatan secara emosional dengan kondisi alam tempat tinggalnya, dan ia memiliki kenangan yang sangat kuat atas rumah tempat tinggalnya di Desa Batangbatang Sumenep. Bentuk alam D Zawawi Imron banyak sekali menggunakan kata kiasan yang kadang sukar dipahami jika kita tidak memiliki referensi konteks peristiwanya. Gerhana bulan mendeskripsikan kekecewaan, matahari mendeskripsikan harapan, sawah ladang mendeskripsikan harkat dan martabat, aku mendeskripsikan manusia, kau mendeksripsikan bumi, pohon, permata, mendeskripsikan benda bumi, dll. Data berbentuk beragam majas-majas merupakan bentuk kritik ekologi dalam kumpulan puisi “Bulan Tertusuk Ilalang”. Dalam teori ekokritik Gaddard paling banyak bercerita mengenai pollution dan earth / bumi Kata Kunci : Puisi, Lalang, Bumi

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Puisi, lalang, bumi
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Language and Science
Depositing User: Dimas Andhika Nugraha
Date Deposited: 20 Sep 2019 06:05
Last Modified: 20 Sep 2019 06:05
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/5066

Actions (login required)

View Item View Item