Analisis kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar dengan materi aritmatika sosial dalam pemecahan masalah di kelas VII SMP Negeri 43 Surabaya

Nadyanita Eggianto, Vasthi (2019) Analisis kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar dengan materi aritmatika sosial dalam pemecahan masalah di kelas VII SMP Negeri 43 Surabaya. Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
Vasthi Nadyanita Eggianto (15630020).pdf

Download (870kB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

Nadyanita E, Vasthi. 2019. Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa ditinjau dari Gaya Belajar dengan Materi Aritmatika Sosial dalam Pemecahan Masalah di kelas VII SMP Negeri 43 Surabaya. Skripsi. Prodi Pendidikan Matematika. Fakultas Bahasa dan Sains. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing: (I) Dra. Anik Kirana, M.Pd dan Pembimbing (II) Herfa Maulina Dewi S, S.Si. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Gaya Belajar Visual, Gaya Belajar Auditori, Gaya Belajar Kinestetik, dan Pemecahan Masalah Matematika Kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam memecahkan masalah matematika ialah kemampuan penalaran. Penalaran biasanya diperlukan pada suatu kegiatan, proses atau aktivitas berpikir untuk menarik kesimpulan atau membuat suatu pernyataan yang kebenarannya telah dibuktikan ataupun di asumsikan sebelumnya. Kurangnya kemampuan penalaran matematis siswa juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti gaya belajar, kecemasan matematika instruksi, kurangnya rasa percaya diri, kepercayaan guru, lingkungan, kurangnya perhatian orang tua, serta jenis kelamin. Salah satu karakteristik belajar yang berkaitan dengan menyerap, mengolah, dan menyampaikan informasi tersebut adalah gaya belajar. Gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik merupakan jenis gaya belajar berdasarkan kecenderungan siswa dalam memahami dan menangkap informasi lebih mudah dengan menggunakan penglihatan, pendengaran, dan melakukan sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar visual, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar auditorial, dan (3) untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar kinestetik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-K SMP Negeri 43 Surabaya yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Prosedur penelitian ini adalah penyusunan instrumen, pengisian angket gaya belajar, proses pembelajaran, tes penalaran matematis, analisis hasil angket gaya belajar, analisis hasil tes penalaran matematis, pemilihan subjek penelitian, wawancara, dan analisis hasil wawancara. Hasil penelitian ini adalah siswa kelas VII-K didominasi dengan siswa yang gaya belajarnya kinestetik. Dalam kemampuan penalaran matematis, (1) gaya belajar visual dapat menuliskan dugaan, menentukan pola, memeriksa kebenaran dan menarik kesimpulan dengan benar dan tepat. (2) gaya belajar auditori dapat menuliskan dugaan, menentukan pola, memeriksa kebenaran dan menarik kesimpulan dengan baik dan cukup teliti. Sedangkan (3) gaya belajar kinestetik dapat menuliskan dugaan, menentukan pola, memeriksa kebenaran dan menarik kesimpulan dengan benar, namun kurang teliti.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Penalaran Matematis, Gaya Belajar Visual, Gaya Belajar Auditori, Gaya Belajar Kinestetik, dan Pemecahan Masalah Matematika
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Language and Science > Mathematic Education Study Program
Depositing User: Vasthi Nadyanita Eggianto
Date Deposited: 06 Sep 2019 06:03
Last Modified: 06 Sep 2019 06:03
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/4505

Actions (login required)

View Item View Item