Hubungan jenis pemakaian KB suntik dengan kejadian amenorrhoe pada akseptor KB suntik di Puskesmas Kedurus, Kecamatan Kedurus, Kota Surabaya

Partha, Anak Agung Ngurah Alit Y. Dwi (2019) Hubungan jenis pemakaian KB suntik dengan kejadian amenorrhoe pada akseptor KB suntik di Puskesmas Kedurus, Kecamatan Kedurus, Kota Surabaya. Bachelor (S1) thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
upload.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK AA Ngr Alit Yudistira Dwi Partha, 2018, Hubungan jenis pemakaian KB suntik dengan kejadian amenorhoe pada akseptor KB suntik di Puskesmas Kedurus Kecamatan Kedurus Kota Surabaya. Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Tugas Akhir, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Pembimbing dr. Meivy Isnoviana, SH., MH. Penggunaan KB hormonal yaitu KB suntik baik 1 bulan (kombinasi) maupun 3 bulan (DMPA) menimbulkan efek samping, salah satunya yaitu gangguan siklus menstruasi berupa amenorea. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan jenis pemakaian KB suntik dengan kejadian amenorhoe pada akseptor KB suntik di Puskesmas Kedurus Kecamatan Kedurus Kota Surabaya. Desain penelitian ini analitik dengan pendekatan case control. Populasinya akseptor KB suntik yang telah melakukan kunjungan ulang di Puskesmas Kedurus, dengan jumlah sampel kasus (3 bulan) sebanyak 19 orang dan sampel control (1 bulan) sebanyak 19 orang diambil secara total sampling. Variabel independen yaitu jenis pemakaian KB suntik dan variable dependen adalah kejadian amenorea. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan Akseptor KB suntik 1 bulan hampir seluruhnya (94,7%) tidak mengalami amenorea. Sedangkan akseptor KB suntik 3 bulan sebagian besar (73,7%) mengalami amenorea. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai P = 0,003 dan r = 0,650, maka H1 diterima berarti ada hubungan positif yang kuat antara jenis pemakaian KB suntik dengan kejadian amenorhoe pada akseptor KB suntik di Puskesmas Kedurus Kecamatan Kedurus Kota Surabaya Dapat disimpulkan kejadian amenorea lebih banyak dialami akseptor KB suntik 3 bulan (DMPA) dibandingkan akseptor KB suntik 1 bulan (kombinasi). Diharapkan petugas kesehatan memberikan konseling KB bukan hanya pada ibu saja tetapi pihak suami juga diikutsertakan, sehingga pasangan usia subur mengetahui kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi dan mampu menentukan metode kontrasepsi yang akan dipilih.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: injection contraception, Amenorea
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Anak Agug Ngurah Alit Yudistira
Date Deposited: 16 Aug 2019 05:22
Last Modified: 16 Aug 2019 05:30
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/3995

Actions (login required)

View Item View Item