Akibat Hukum Pencabutan Alat Bukti Keterangan Saksi di Pemeriksaan Pengadilan (Studi Kasus Putusan Nomor:2117/Pid.B.2015/PN.SBY)

Handayani, Nurul (2019) Akibat Hukum Pencabutan Alat Bukti Keterangan Saksi di Pemeriksaan Pengadilan (Studi Kasus Putusan Nomor:2117/Pid.B.2015/PN.SBY). Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

Skripsi yang berjudul Akibat Hukum Pencabutan Alat Bukti Keterangan Saksi Di Pemeriksaan Pengadilan (Studi Kasus Putusan Nomor 2117/Pid.B.2015/PN.SBY), bertujuan pertama Mengupas kebenaran alat bukti saksi secara hukum dan Kedua mengupas pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan demi keadilan. Metode Penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode studi kasus case ap-roach, yaitu merupakan metode yang berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, dengan menggunakan Putusan Nomor 2117/Pid.B.2015/PN.SBY). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pertama: Bahwa di Indonesia unsur politik semakin merajalela, dilihat dari Peradilan di Indonesia era sekarang, peradilan di Indonesia seolah-olah menjadi bertolak belakang pada Asas Keseimbangan dan atau pada Prinsip Keadilan, seingga jika di lihat semakin kedepan terjadi terabaikannya Hak-hak Korban dan Terdakwa dan Saksi dalam Persidangan. Hal tersebut sering terjadi dan dilakukan oleh para mafia-mafia hukum yang memanfaatkan keadilan sebagai bahan jual perbelikan dengan tawaran harga pasaran yang tidak layak. Asas keseimbangan dalam beracara di Peradilan seolah-olah membatasi suatu keadaan yang dimana keadilan tersebut terabaikannya. Kedua yaitu : kebanyakan seorang yang menjadi saksi dalam persidangan mencabut kesaksiannya tersebut. Pencabutan pada kesaksian tersebut bisa dibenarkan secara hukum dengan syarat yaitu Keterangan saksi disebut memberi penjelasan kepada hakim ketua alasan dicabutnya kesaksian tersebut. Ketiga yaitu : Bahwa hakim dalam menimbang keputusan terhadap terdakwa maka lebih dahulu mendengarkan keterangan saksi, namun apabila keterangan tersebut berbeda, maka hakim memberi peringatan kepada saksi. Apabila saksi tetap pada pendirian tersebut, maka saksi tersebut diberi dakwaan oleh hakim dengan pernyataan Sumpah Palsu.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Keadilan, Keseimbangan, Hakim
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Law Sciences Study Program
Depositing User: Nurul Handayani
Date Deposited: 01 Feb 2019 08:47
Last Modified: 01 Feb 2019 08:47
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/3072

Actions (login required)

View Item View Item