Bentuk perlindungan hukum bagi anak korban pelecehan seksual yang dimuat melalui media elektronik

Wardhani, Nikie Gardinia (2018) Bentuk perlindungan hukum bagi anak korban pelecehan seksual yang dimuat melalui media elektronik. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
ABSTRAK.pdf nia.pdf

Download (249kB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

ABSTRACT Child protection is all activities to guarantee and protect children and their rights in order to live, grow, develop, and participate optimally in accordance with human dignity and values, and get protection from violence and discrimination. Child protection activities are legal actions that bring legal consequences. Therefore there is a need for legal guarantees for activities. child protection. Sexual harassment is any form of behavior that connotes sexually unilaterally and is not expected by someone who is targeted, resulting in negative reactions such as shame, injury, trauma and so forth. Sexual harassment of children needs serious attention given the consequences of sexual abuse can cause children to experience prolonged trauma. Trauma can be harmful for the development of the child's psyche that causes the child to not grow and develop properly. Thus, this study aims, first: to find out how legal protection for children victims of sexual harassment is published through electronic media, second: to find out and analyze how to recover against children victims of sexual harassment that are published through electronic media. The research method used in this thesis uses Normative research method which is library research, that is research on legislation and literature related to the material discussed in the form of Criminal Law Code (KUHP), Law Number 19 Year 2016 about Amendment to Law Number 11 Year 2008 regarding Electronic Information and Transactions, Law Number 17 of 2016 regarding the second amendment to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection, and Law Number 44 Year 2008 on Pornography. Based on the results of the study it can be concluded that the first: Parents should be more careful in safeguarding children and protecting children from people around who can make a negative impact and can make children victims of sexual harassment, and for the government and law enforcement must more firmly to combat crimes such as child sexual abuse by punishing perpetrators under Indonesian law. Secondly: for parents, families, communities and the government is obliged to help restore child victims of abuse of pornography by giving positive attention, direction, and debriefing so that child victims of abuse of pornography can forget the incident and can continue a normal life. Keywords: Child Legal Protection, Child Sexual Abuse, Crime. ABSTRAK Perlindungan anak merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan deskriminasi. Kegiatan perlindungan anak merupakan suatu tindakan hukum yang membawa akibat hukum. Oleh sebab itu perlu adanya jaminan hukum bagi kegiatan. perlindungan anak. Pelecehan seksual merupakan segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan sepihak dan tidak diharapkan oleh sesorang yang menjadi sasaran, sehingga menimbulkan reaksi negatif seperti rasa malu, terluka, trauma dan sebagainya. Pecehan seksual terhadap anak perlu mendapat perhatian serius mengingat akibat dari pelecehan seksual tersebut dapat menyebabkan anak mengalami trauma yang berkepanjangan. Trauma dapat membahayakan bagi perkembangan jiwa anak yang mengakibatkan anak tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan wajar. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan, pertama: untuk mengetahui bagimana perlindungan hukum bagi anak korban pelecehan seksual yang dimuat melalui media elektronik, kedua: untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana cara pemulihan terhadap anak korban pelecehan seksual yang dimuat melalui media elektronik. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian Normatif yang merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur yang berkaitan dengan materi yang dibahas berupa Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang- undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Pelindungan Anak, dan Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yang pertama : Para orang tua harus dapat lebih hati-hati dalam menjaga anak dan melindungi anak dari orang sekitar yang dapat membuat dampak negatif dan dapat membuat anak manjadi korban dari pelecehan seksual, dan untuk pemerintah dan para penegak hukum harus lebih tegas untuk memberantas kejahatan-kejahatan seperti pelecehan seksual terhadap anak dengan menghukum para pelaku berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia. Yang ke dua : untuk orang tua, keluarga, masyarakat sekitar dan pemerintah wajib membantu untuk memulihkan anak korban pelecehan pornografi dengan memberi perhatian,pengarahan, dan pembekalan yang positif agar anak korban pelecehan pornografi dapat melupakan kejadian yang dialaminya dan dapat melanjutkan kehidupan yang normal. Kata Kunci : Perlindungan Hukum Anak , Pelecehan seksual Anak, Tindak Pidana.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum Anak , Pelecehan seksual Anak, Tindak Pidana.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Law Sciences Study Program
Depositing User: Gardinia Nikie Wardhani
Date Deposited: 21 Sep 2018 07:35
Last Modified: 21 Sep 2018 07:35
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2656

Actions (login required)

View Item View Item